Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Kabinet Israel Pecah Gegara Isu Gencatan di Gaza, Netanyahu Frustrasi

Admin1 by Admin1
05/02/2024
in Nasional
0
Kronologi Menteri-Militer Israel Cekcok Saling Teriak di Rapat Kabinet

Sejumlah menteri-pejabat militer Israel saling adu mulut hingga berteriak di rapat kabinet hingga PM Benjamin Netanyahu harus mengakhiri pertemuan. (AFP/OHAD ZWIGENBERG)

Jakarta – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut-sebut frustrasi karena kabinet dia tak satu suara soal gencatan senjata di Jalur Gaza Palestina yang mencakup pembebasan sandera Hamas dan pertukaran tahanan.

Al Jazeera melaporkan kabinet perang Israel menggelar rapat pada Minggu (4/2) malam waktu setempat. Namun, pertemuan itu berjalan alot tak menghasilkan kesepakatan apapun untuk menentukan langkah selanjutnya terkait pembebasan sandera.

“Ada banyak tekanan dari kubu sayap kanan pemerintah yang mengatakan bahwa jika Netanyahu membuat kesepakatan yang mereka anggap tak menguntungkan Israel, mereka akan meninggalkan pemerintahan,” demikian bunyi laporan media asal Qatar tersebut.

Banyak pejabat Israel tak ingin melihat pembebasan ribuan tahanan Palestina di negara tersebut sebagai bagian dari kesepakatan pembebasan sandera.

Kondisi perpecahan itu jika terus berlangsung dan kian runcing kemungkinan bisa menyebabkan koalisi Israel jatuh.

Sebetulnya, keberatan sayap kanan soal kesepakatan pembebasan sandera telah mencuat sejak lama bahkan saat gencatan senjata pertama.

Pada November lalu, anggota partai sayap kanan sekaligus Menteri Keamanan Itamar Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich tak setuju dengan kesepakatan pembebasan sandera.

Namun, pada akhirnya Smotrich mendukung Netanyahu dan Ben Gvir tetap pada prinsip dia.

Situasi di pemerintahan Israel hari ini tampak kian genting karena oposisi yang jadi anggota kabinet perang, Benny Gantz, mewanti-wanti Netanyahu.

Gantz menyebut jika Netanyahu menyerah terhadap pemerintah sayap kanan maka ia akan angkat kaki dari kabinet perang dan pemerintahan.

Sementara itu, desakan pembebasan tawanan Israel yang disandera Hamas terus menggema di negara pimpinan Netanyahu.

Gejolak di internal Israel terjadi saat perundingan upaya gencatan senjata di Gaza sedang dilakukan.

Pembicaraan proposal baru terkait perjanjian damai Israel-Hamas telah berlangsung di Paris, Prancis akhir Januari. Mereka yang terlibat di negosiasi ini adalah Amerika Serikat, Qatar, Mesir, dan Israel.

Kesepakatan baru ini mencakup jeda pertempuran 45 hari dan pembebasan 35 sandera Israel barter dengan 4.000 tahanan Palestina.

Sejumlah pejabat menilai pembicaraan soal kesepakatan tersebut membuahkan hasil positif.

Hamas menekankan prioritas mereka adalah penghentian agresi dan penarikan seluruh pasukan Israel dari Gaza.

Israel selama ini menentang gencatan senjata permanen dan gigih ingin memusnahkan Hamas.

Sebanyak lebih dari 23.300 warga Palestina tewas imbas agresi brutal Israel ke Jalur Gaza dan Tepi Barat Palestina sejak 7 Oktober lalu. Sebagian besar korban tewas merupakan anak-anak dan perempuan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

DKPP Beri Peringatan Keras Terakhir Ketua KPU soal Pencalonan Gibran

Next Post

Kemenag Sabang Adakan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan

Next Post
Kemenag Sabang Adakan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan

Kemenag Sabang Adakan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pang Kade: Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah, Kader Japakeh Harus Jadi Penentu Masa Depan Aceh

Pang Kade: Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah, Kader Japakeh Harus Jadi Penentu Masa Depan Aceh

16/09/2026
Krak, Syech Fadhil Raih Gelar Doktor di UIN Ar-Raniry

Krak, Syech Fadhil Raih Gelar Doktor di UIN Ar-Raniry

16/09/2026
Senator Azhari Cage Kembali Gelar Sos 4 Pilar di Dewantara

Senator Azhari Cage Kembali Gelar Sos 4 Pilar di Dewantara

16/09/2026
Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

16/09/2026
Untuk Mencapai Pelayanan Prima, Kasi Asuhan Keperawatan dan Kebidanan RSUD-TP Bekali Petugas Baru

Untuk Mencapai Pelayanan Prima, Kasi Asuhan Keperawatan dan Kebidanan RSUD-TP Bekali Petugas Baru

16/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Kabinet Israel Pecah Gegara Isu Gencatan di Gaza, Netanyahu Frustrasi

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com