Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Viral Dugaan Grup Facebook Jadi Tempat Jual Beli Bayi

redaksi by redaksi
11/05/2024
in Internasional
0
Viral Dugaan Grup Facebook Jadi Tempat Jual Beli Bayi

Ilustrasi bayi. (Istockphoto / Simon Dannhauer)

Jakarta – Pakpoom Dechhasdin yang juga dikenal sebagai ‘More Lab Panda’ mengunggah sejumlah gambar melalui fanspage-nya, yang memperlihatkan dugaan praktik jual beli bayi di sebuah grup di media sosial Facebook.

Namun, kini grup Facebook tersebut digembok dan tidak dapat diakses melalui bar pencarian. Sebagian besar isi dari percakapan dalam group Facebook tersebut terkait penjualan bayi.

Salah satunya misalnya pengguna berupaya membayar sejumlah uang untuk bayi perempuan dari bagian utara Thailand.

Melansir dari The Straits Times, seorang pengguna Facebook yang tergabung dalam grup tersebut bertanya mengapa orang-orang tidak berusaha mengadopsi bayi secara sah.

Salah satu dari orang yang berniat membeli bayi menjawab bahwa adopsi secara sah harus melalui proses hukum yang rumit. Mulai dari mengurus banyaknya dokumen administrasi, kualifikasi, dan biaya yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar membeli bayi di grup Facebook.

Dalam grup itu, terlihat pula calon pembeli yang mengatakan bahwa ia hanya mendapat penghasilan 18.500 baht atau setara Rp8,1 juta per bulan. Namun pendapatan itu dinilai tidak cukup oleh banyak agen adopsi.

Lebih lanjut, berdasarkan laporan Pakpoom, dalam grup itu juga terlihat ibu-ibu remaja yang mengunggah foto-foto mereka di grup tersebut serta menyatakan bahwa mereka sedang hamil, dan meminta orang-orang untuk menawar bayi mereka.

Namun, hal itu nyatanya sering kali berubah menjadi penipuan. Seorang anggota group mengakui bahwa ia telah menghabiskan lebih dari 50.000 baht untuk mencoba mengadopsi seorang anak dan telah ditipu berkali-kali.

Temuan dan pengakuan itu telah menarik banyak perhatian di media sosial dan viral. Banyak warganet yang menyatakan keprihatinan bahwa adopsi ini tidak dilakukan dengan niat jujur dan mengarah pada perdagangan manusia.

Di sisi lain, UNICEF, organisasi PBB yang bertujuan untuk meningkatan kualitas hidup anak maupun wanita melaporkan bahwa lebih dari 400 ribu pengguna internet berusia antara 12 dan 17 tahun di Thailand menjadi korban kasus eksploitasi dan pelecehan seksual online setiap tahunnya.

Namun, dari begitu banyak kasus itu di Thailand, hanya antara satu hingga tiga persen korban yang melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Beda dengan AS, Australia Dukung Palestina Jadi Anggota PBB

Next Post

Pernyataan Jiah Youtuber Korea Usai Viral Diajak ASN Kemenhub ke Hotel

Next Post
Pernyataan Jiah Youtuber Korea Usai Viral Diajak ASN Kemenhub ke Hotel

Pernyataan Jiah Youtuber Korea Usai Viral Diajak ASN Kemenhub ke Hotel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkap Abdya Ajak Masyarakat Meuseraya Makan Lemang di Krueng Beukah

Pemkap Abdya Ajak Masyarakat Meuseraya Makan Lemang di Krueng Beukah

24/04/2026
Kadisdik Dayah Aceh Besar Ajak Masyarakat Hadiri Pengajian Rutin

Kadisdik Dayah Aceh Besar Ajak Masyarakat Hadiri Pengajian Rutin

24/04/2026
DKP Simeulue Telusuri Kapal Bantuan KKP untuk Kelompok Nelayan

DKP Simeulue Telusuri Kapal Bantuan KKP untuk Kelompok Nelayan

24/04/2026
Pemkab Aceh Tamiang Sosialisasikan Aplikasi SIKEPO Mobile untuk Absensi ASN

Pemkab Aceh Tamiang Sosialisasikan Aplikasi SIKEPO Mobile untuk Absensi ASN

24/04/2026
Cegah Campak, 15.128 Tenaga Medis di Aceh Akan Divaksinasi MR

Cegah Campak, 15.128 Tenaga Medis di Aceh Akan Divaksinasi MR

24/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

Bangun dan Perkuat Sinergi, HIPMI Silaturahmi dengan Kejari Aceh Barat Daya

Viral Dugaan Grup Facebook Jadi Tempat Jual Beli Bayi

Lantik 4 Kepala SD dan SMP, Amrizal: Junjung Tinggi Integritas dan Disiplin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com