Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Aset BPKS Harus Dimanfaatkan untuk Bangkitkan Perekonomian Sabang

redaksi by redaksi
10/06/2024
in Nanggroe
0
Aset BPKS Harus Dimanfaatkan untuk Bangkitkan Perekonomian Sabang

Sabang – Seluruh jajaran Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) diminta untuk mengelola aset yang dimiliki dengan baik dan memanfaatkan sebesar-besarnya untuk membangkitkan perekonomian di Kota Wisata tersebut.

Permintaan tersebut disampaikan Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang, didampingi Wali Kota Sabang Reza Fahlevi dan Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, selaku anggota DKS, saat menggelar pertemuan dengan jajaran BPKS, di ruang rapat BPKS, Sabtu (8/6/2024).

“Fasilitas dan seluruh aset yang dimiliki BPKS maupun yang nantinya akan dibangun harus bermanfaat dan mampu menjadi daya ungkit sektor ekonomi di Sabang dan Aceh secara lebih luas,” ujar Pj Gubernur.

Guna mencapai tujuan tersebut, menurut Bustami, perlu kebersamaan dan koordinasi yang baik antara BPKS serta seluruh pemangku kebijakan terkait lainnya.

“Semua harus kita lakukan dengan semangat kebersamaan, karena tidak ada orang maupun institusi yang bisa bekerja sendiri. Dengan kebersamaan, maka akan semakin banyak yang bekerja dan tentu saja akan banyak hasil yang bis kita dapatkan,” katanya.

Pj Gubernur juga mengungkapkan, kawasan Pelabuhan Bebas Sabang dibangun untuk menarik investor, dalam rangka membangkitkan perekonomian Sabang dan Aceh secara lebih luas. Karena itu, BPKS selaku pemegang mandat dalam mengelola kawasan harus mampu menata dengan sebaik-baiknya agar investor tertarik.

Lanjut dia, manajemen juga harus membangun jejaring dengan semua pihak, baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Manfaatkan dan tata aset yang ada sebesar-besarnya untuk menarik investor, karena keberadaan investasi akan membuka lapangan kerja baru, dengan demikian akan mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi di Aceh.

“Mari, mulai saat ini kita berpikir bersama, apa yang bisa dilakukan, apa yang bisa kita kerjakan selama masih diberi amanah pada posisi masing-masing. Berikan pengabdian terbaik demi masyarakat,” imbau Bustami.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, selaku anggota DKS mengingatkan jajaran BPKS untuk memberi perhatian kepada kawasan Pulo Aceh yang menjadi bagian dari pengusahaan BPKS.

“Agar tidak terjadi kesalahpahaman dengan masyarakat, saya sudah beberapa kali mengingatkan jajaran BPKS untuk lebih sering berkunjung ke Pulo Aceh, untuk meminimalisir konflik dengan masyarakat, terutama terkait lahan, “ kata Iswanto.

Sementara itu, Wakil Kepala BPKS Abdul Manan menjelaskan, saat ini arah pengembangan dan kegiatan prioritas BPKS adalah mewujudkan Kawasan Sabang sebagai gerbang barat kemaritiman Indonesia yang berdaya saing dan berkelanjutan, dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, setidaknya ada tiga upaya yang kita lakukan, yaitu meningkatkan sektor ekonomi kemaritiman dan ekonomi hijau, penyediaan infrastruktur ekonomi kemaritiman yang berkualitas dan ramah lingkungan serta terus melakukan peningkatan tata kelola administrasi pemerintah yang baik,” ujar Abdul Manan.

Abdul Manan juga menjelaskan lima fokus rencana kerja BPKS, yaitu Sertifikasi dan digitalisasi aset/data base online aset BPKS (tanah dan bangunan) dan penataan ruang Kawasan Pulo Aceh. Penuntasan Pelabuhan Penyeberangan Balohan dalam upaya fungsionalisasi dan komeraialisasi aset.

Selanjutnya, pelaksanaan strategis bisnis melalui penyiapan dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO). Pelaksanaan promosi potensi Trade, Tourism and Inveatment (TTI). Peningkatan Layanan investasi/berusaha pada unit PTSP. Dan terakhir, fungsionalisasi dan komersialisasi aset eksisting lainnya untuk peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan investasi.

Previous Post

Kloter Haji Terakhir 2024 dari Aceh ‘Terbang’ ke Tanah Suci

Next Post

Pemkab Aceh Timur Siapkan 190 Atlet untuk Popda

Next Post
Pemkab Aceh Timur Siapkan 190 Atlet untuk Popda

Pemkab Aceh Timur Siapkan 190 Atlet untuk Popda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

09/04/2026
Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

09/04/2026
Pabrik Wood Chips Hadir di Aceh Besar, Dorong Energi Baru

Pabrik Wood Chips Hadir di Aceh Besar, Dorong Energi Baru

09/04/2026
Progres Pembangunan Huntara di Aceh Capai 91 Persen

Progres Pembangunan Huntara di Aceh Capai 91 Persen

09/04/2026
Kisah ‘The Doctor’ Pasok Narkoba dari Bos Asal Aceh dan Malaysia

Kisah ‘The Doctor’ Pasok Narkoba dari Bos Asal Aceh dan Malaysia

09/04/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

08/04/2026

77 Murid SMAN 1 Syamtalira Bayu Lulus SNBP dan SPAN PTKIN, Ini Rinciannya

Benarkah Polisi Mulai Telisik Satu Persatu ‘Pokir’ Abang Samalanga?

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com