BANDA ACEH – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MAg, atau akrab disapa Syech Fadhil kembali menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dayah Terpadu Babul Maghfirah, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Sabtu 4 Mei 2024.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan santri dan guru setempat tersebut berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.45 WIB.
Fadhil Rahmi dalam materinya menyampaikan sosialisasi empat pilar itu merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh seluruh anggota MPR RI di daerah pemilihannya masing-masing untuk memupuk rasa nasionalisme Kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, esensi nilai pilar kebangsaan harus terus dibumikan dalam hati setiap anak bangsa yang mendiami republik ini agar nilai-nilai menjadi pedoman berperilaku bagi anak bangsa untuk mengisi sejarah pembangunan negeri ini.
“Itulah salah satu tujuan terselenggaranya sosialisasi nilai empat pilar kebangsaan bagi pelajar yang diselenggarakan oleh Dayah Babul Maghfirah, bertempat di Aula Dayah Babul Maghfirah,” ujarnya.
Dihadapan para siswa dan tenaga kependidikan, Syech Fadhil juga memaparkan pentingnya nilai empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI untuk dipelajari dan dipahami secara mendalam karena nilai-nilai dasar bangsa yang telah dirumuskan oleh pendiri negara tersebut menjadi nilai universal yang dapat merekat kesatuan dan persatuan bangsa ini.
“Dengan pemahaman ini diharapkan seluruh siswa menjadi pribadi anak bangsa yang tangguh untuk menghadapi dinamika perkembangan zaman, menjadi siswa yang cerdas untuk memilih kehidupan dan perilaku yang mulia sehingga menjadi generasi kuat yang diharapkan mewariskan tongkat estafeta kepemimpinan dimasa depan. “
Diakhir materi, Fadhil Rahmi juga meminta para siswa berjanji untuk senantiasa belajar dan memahami nilai-nilai kebangsaan untuk diterapkan dalam kehidupan sehingga NKRI tetap bersatu, aman dan damai.
Sementara itu, Usatdz Mufriyadi selaku Pimpinan Babul Maghfirah, dalam sambutannya mengaku berterimakasih kepada Syech Fadhil yang telah bersedia meluangkan waktu disela sela kesibukannya yang padat untuk hadir di Dayah Babul Maghfirah guna menambah wawasan dan pengetahuan kebangsaan bagi santri dan santriwati.
”Sebagaimana motto pondok yakni berpengetahuan luas dan berpikiran bebas maka wawasan dan pengetahuan santri juga harus dikembangkan, ” ujar Mufriyadi.
Mufriyadi meminta pada santri dan santriwati Babul Maghfirah untuk terus belajar serta meningkatkan wawasan dan keterampilan (skill) diri untuk menjawab tantangan global di masa yang akan datang serta berharap dari pondok akan menghadirkan tokoh-tokoh yang bisa memimpin dan membawa nama daerah bersaing di level Nasional maupun Internasional.
“Pendidikan dan pengetahuan memang tidak akan menjamin bahwa kita akan sukses di masa mendatang, tetapi tanpa pengetahuan kita tidak bisa apa apa. Kita tidak ingin tangan kita terus berada di bawah, tapi harusnya tangan kita berada di atas, oleh karena itu belajar harus lebih semangat lagi, keterampilan harus ditingkatkan, karena untuk mampu bersaing di masa global seperti sekarang ini kita harus punya pengetahuan dan juga harus punya keterampilan, untuk pendidikan spritual saya yakin untuk di pesantren tidak diragukan lagi” ujarnya. []










