Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Daftar Harga Barang yang Terancam Naik Imbas Rupiah ke Rp16 Ribu

redaksi by redaksi
20/06/2024
in Ekonomi
0
Daftar Harga Barang yang Terancam Naik Imbas Rupiah ke Rp16 Ribu

Ekonom menyebut pelemahan rupiah ke level Rp16 ribu belakangan ini berpotensi membuat harga laptop, AC, kulkas, TV, kendaraan bermotor, pangan, BBM naik. Ilustrasi. ( ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak).

Jakarta – Rupiah terus melemah belakangan ini. Pelemahan nilai tukar rupiah sudah tembus ke level Rp16.400 terhadap dolar AS.
Melemahnya rupiah bisa berdampak pada kenaikan harga barang hingga komoditas, terutama pada barang yang diimpor dari luar negeri.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira pun merinci daftar barang yang diprediksi mengalami kenaikan harga.

Pertama, barang elektronik seperti laptop, handphone, aksesoris. Ia mengatakan barang-barang elektronik ini akan mengalami kenaikan harga lantaran sebagian besar barang elektronik Indonesia adalah impor.

“Kemudian kedua adalah peralatan rumah tangga. AC, kulkas, TV, itu juga komponennya masih banyak mengandalkan impor yang terpengaruh pelemahan nilai tukar,” kata dia kepada CNNIndonesia.com, Kamis (20/6).

Ketiga, suku cadang kendaraan bermotor, yang sebagian besar juga bisa terpengaruh oleh fluktuasi kurs.

“Kendaraan bermotor sendiri, baik mobil, motor, kemudian juga truk, atau kendaraan niaga ini juga mengalami penyesuaian harga, tentunya karena biaya produksi yang naik,” jelas Bhima lebih lanjut.

Keempat, bahan pangan. Bhima menjelaskan sebagian besar komoditas pangan, seperti kedelai, jagung, bawang putih dan gandum, bisa saja mengalami penyesuaian harga seiring dengan pelemahan rupiah.

Kelima, produk yang terkait dengan energi, seperti BBM, listrik, hingga LPG non-subsidi. Menurut dia, produk energi rentan mengalami penyesuaian harga karena kurs rupiah menjadi salah satu faktor yang berpengaruh.

Senada, Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Andry Satrio Nugroho pun menjelaskan produk-produk yang memiliki komponen impor yang tinggi harganya berpotensi mengalami kenaikan.

Apalagi, data BPS pada Mei 2024 silam menunjukkan bahwa impor bahan baku Tanah Air mencapai US$14,1 miliar atau 72,6 persen dari total impor.

“Artinya, pelemahan rupiah membawa dampak yang cukup signifikan terhadap produk-produk yang notabene kita produksi dan hasilkan di dalam negeri,” ujar dia.

“Tidak hanya itu, industri yang ingin ekspansi dan menambah kapasitas produksi juga akan merasakan harga barang modal impor yang mahal jika pelemahan rupiah terus terjadi,” sambungnya.

Sektor ekspor dapat untung dari melemahnya rupiah

Bhima menyebut sektor yang basisnya adalah komoditas ekspor, seperti kopi, karet, biji pala, kemiri, hingga produk-produk perkebunan, bisa mengalami keuntungan dari melemahnya rupiah.

“Ini mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi karena memang ada selisih kurs dan orientasinya adalah ekspor,” ucapnya.

Andry pun mengatakan industri yang produknya berorientasi ekspor tentunya akan diuntungkan dengan pelemahan rupiah.

“Namun perlu diketahui bahwa ekspor juga mensyaratkan daya saing produk dari segi kualitas dan faktor ini juga cukup signifikan untuk penetrasi ke pasar ekspor,” pungkasnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pejabat Eselon I Bappenas Terima Bansos

Next Post

Pria di Tangerang Selatan Dianiaya karena Kencing Sembarangan

Next Post
Pria di Tangerang Selatan Dianiaya karena Kencing Sembarangan

Pria di Tangerang Selatan Dianiaya karena Kencing Sembarangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

14/08/2026
Tak Sekadar Tuntaskan KKN, Kelompok 11 Raih Apresiasi DPL Berkat Dedikasi di Masyarakat

Tak Sekadar Tuntaskan KKN, Kelompok 11 Raih Apresiasi DPL Berkat Dedikasi di Masyarakat

14/08/2026
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh

21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh

14/08/2026
TP PKK dan Dinkes Abdya Ajak Masyarakat Menerapkan Pola Hidup Sehat dengan Strategi CERDIK

TP PKK dan Dinkes Abdya Ajak Masyarakat Menerapkan Pola Hidup Sehat dengan Strategi CERDIK

14/08/2026
RSUD-TP Abdya Dipercaya sebagai RSJP untuk Mendukung Pelaksanaan PPDS Urologi Fakultas Kedokteran USK

RSUD-TP Abdya Dipercaya sebagai RSJP untuk Mendukung Pelaksanaan PPDS Urologi Fakultas Kedokteran USK

14/08/2026

Terpopuler

Daftar Harga Barang yang Terancam Naik Imbas Rupiah ke Rp16 Ribu

Daftar Harga Barang yang Terancam Naik Imbas Rupiah ke Rp16 Ribu

20/06/2024

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Risiko Banjir Bandang Tinggi di Musim Penghujan Masyarakat Didorong Susur dan Periksa Sungai

Jamaluddin Idham Didampingi DKP Serahkan Bantuan Hibah Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya

Forkopimda Aceh Minta Tambang Emas Rakyat Ditutup, Syahril: Jangan Binasakan Rakyat di Kaki Bumi Sendiri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com