Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Direktur RS Al Shifa Gaza Bebas usai 8 Bulan Ditahan-Disiksa Israel

redaksi by redaksi
02/07/2024
in Internasional
0
Direktur RS Al Shifa Gaza Bebas usai 8 Bulan Ditahan-Disiksa Israel

Direktur RS Al Shifa Gaza, Muhammad Abu Salmiya, dibebaskan dari tahanan Israel. Foto: AFP/BASHAR TALEB

Jakarta – Israel membebaskan puluhan warga Palestina yang ditahan selama agresi di Gaza, termasuk Direktur Rumah Sakit Al Shifa, Muhammad Abu Salmiya.

Setelah kembali ke Gaza, Salmiya mengatakan tahanan Palestina di penjara Israel menghadapi penyiksaan setiap hari. Dia sendiri ditangkap usai Israel menggeledah RS Al Shifa yang dituduh sebagai markas kelompok Hamas.

Salmiya baru dibebaskan setelah ditahan selama nyaris delapan bulan. Dia menyebut para tahanan mengalami “penghinaan fisik dan psikologis” setiap hari selama ditawan.

“Para tahanan mengalami berbagai macam penyiksaan di balik jeruji besi. Hampir setiap hari terjadi penyiksaan. Sel-sel diboboli dan tahanan dipukuli,” kata Salmiya dalam pernyataannya usai dibebaskan, seperti dilansir Al Jazeera.

Selama ditahan, Salmiya mengatakan para penjaga mematahkan jarinya dan memukulnya menggunakan tongkat. Bukan hanya penjaga, dia menyebut staf medis juga bertanggung jawab atas penganiayaan dan pengabaian

“Beberapa narapidana meninggal di pusat interogasi, tidak diberi makanan dan obat-obatan,” imbuhnya.

Dia menyebut para tawanan mengalami kekurangan gizi, hanya bertahan hidup dengan sepotong roti per hari selama dua bulan. Rata-rata tahanan Palestina kehilangan berat badan hingga 30 kilogram selama ditahan.

Menurut sebuah laporan, awal pekan ini Israel membebaskan 55 tahanan untuk mengosongkan ruang di penjaranya. Perusahaan Penyiaran Publik Israel menyebut karena ada ribuan warga Palestina yang ditahan sejak agresi pada 7 Oktober lalu, penjara-penjara Israel pun penuh.

Namun Dinas Penjara Israel membantah Abu Salmiya dibebaskan karena kurangnya ruang penjara di negara itu.

Abu Salmiya termasuk di antara tahanan yang ditangkap pada November 2023, selama operasi militer Israel di RS Al Shifa. Israel mengklaim fasilitas kesehatan yang digunakan 2.300 warga Palestina untuk mengungsi itu, digunakan sebagai pusat komando Hamas.

Selama serbuan, pasukan Israel merusak fasilitas medis di kompleks rumah sakit dan menembaki orang-orang yang mencoba lari.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), RS Al Shifa adalah satu dari 100 fasilitas kesehatan yang diserbu dan diserang Israel selama sembilan bulan agresi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pesawat Israel Mendarat Darurat di Turki, Staf Bandara Tolak Isi BBM

Next Post

Pj. Bupati Aceh Jaya Lepas 93 Atlet dan Official Kontingen POPDA Aceh XVII 2024

Next Post
Pj. Bupati Aceh Jaya Lepas 93 Atlet dan Official Kontingen POPDA Aceh XVII 2024

Pj. Bupati Aceh Jaya Lepas 93 Atlet dan Official Kontingen POPDA Aceh XVII 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nakes RSUD-TP Galang Donasi Biaya Pendamping Berobat Ramli

Nakes RSUD-TP Galang Donasi Biaya Pendamping Berobat Ramli

13/07/2026
Seruway Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ IX Aceh Tamiang

Seruway Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ IX Aceh Tamiang

13/07/2026
Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

13/07/2026
Perdana, Korea Selatan Rilis Peringatan Darurat saat Suhu 39 Derajat

Perdana, Korea Selatan Rilis Peringatan Darurat saat Suhu 39 Derajat

13/07/2026
Teheran Sebut Masa Depan Selat Hormuz Ditentukan Iran dan Oman

Teheran Sebut Masa Depan Selat Hormuz Ditentukan Iran dan Oman

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com