Jemaah Haji Aceh asal Kabupaten Pidie, Faridah binti Ali Adek (72 tahun) dan Zubaidah binti Yusuf Raja Cut (70 tahun) asal Kota Banda Aceh dikabarkan wafat di Arab Saudi.
Almarhumah Faridah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 04-BTJ. Ia dinyatakan meninggal dunia di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Jumat, 12 Juli 2024 jam 11.30 Waktu Arab Saudi.
Informasi meninggalnya Faridah disampaikan Ketua kloter 04-BTJ, Taharuddin, kepada Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari melalui aplikasi perpesanan daring.
“Inna lillahi wa inna illaihi rajiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Hj Faridah Binti Ali Adek jamaah haji BTJ-04, hari ini jum’at tanggal 12 Juli 2024 jam 11.30 WAS di KKHI Madinah. Mohon doa semoga Allah terima amal ibadah dan ampunkan segala dosanya. Amin ya Rabbal alamin,” tulis Tahar.
Menurut sertifikat kematian (CoD) yang dilkeluarkan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, almarhumah Faridah diduga mengalami syok jantung (shock cardiogenic).
Tahar juga mengatakan bahwa petugas kloter 04-BTJ bersama pihak maktab sudah melakukan proses pengurusan jenazah dan fardu kifayah.
“Sudah disalatkan di Masjid Nabawi setelah Salat Jumat dan dimakamkan di Baqi,” kata Tahar.
Sementara itu, Zubaidah yang tergabung dalam kloter BTJ-11 meninggal dunia ketika menjalani perawatan di Rumah Sakit Al-Noor, Makkah, Kamis, 11 Juli 2024 jam 05.52 WAS.
Azhari juga mengabarkan, dalam sertifikat kematian yang dikeluarkan KKHI Makkah, almarhumah Zubaidah didiagnosa mengalami syok kardiogenik karena penyempitan arteri jantung (iskemia) dan hipertensi.
Jenazah almarhumah Zubaidah sudah disalatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di Syaraya pada hari yang sama.











