Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemprov Sebut Rp3,40 Triliun Dana Desa 2024 Sudah Tersalurkan di Aceh

redaksi by redaksi
24/07/2024
in Nanggroe
0
Rp1,68 triliun Dana Desa Tahap Awal Sudah Tersalurkan di Aceh

Arsip - Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Paya Seunara Edi Kusnandar memberi makan ikan lele yang dibudidayakan menggunakan Dana Desa di kawasan Gampong Paya Seunara, Kota Sabang, Aceh, Senin (12/2/2024). (ANTARA FOTO/Khalis Surry)

Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh menyebut Rp3,40 triliun Dana Desa 2024 telah tersalurkan di tengah masyarakat Aceh melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat hingga ketahanan pangan di tingkat gampong atau desa.

Kepala DPMG Aceh T Aznal Zahri, di Banda Aceh, Selasa, mengatakan penyaluran dana desa tahap satu dan dua ini tersebar di ribuan desa. Hanya tiga desa di Aceh yang tidak mencairkan tahap pertama, sementara selebihnya sedang proses menyalurkan tahap kedua.

“Tiga desa tidak salur ini ada dua desa di Pidie dan satu desa di Aceh Tamiang. Penyebabnya karena tidak ada kesepakatan APBDes, sehingga proses pencairan tidak bisa dilakukan. Maka sudah pasti tiga desa ini tidak bisa salur lagi tahap dua,” ujarnya.

Pada tahun ini, Aceh mendapat alokasi dana desa sebesar Rp4,79 triliun, yang diperuntukkan bagi 6.497 gampong atau desa yang tersebar dalam 290 kecamatan di seluruh wilayah daerah berjulukan Tanah Rencong ini.

DPMG Aceh terus berupaya agar desa-desa segera menyalurkan dana desa melalui berbagai program yang telah ditetapkan bersama dalam pemerintahan desa. Saat ini, untuk tahap satu dan dua, hanya Pidie Jaya yang telah merampungkan pencairan hingga 100 persen.

“Pidie Jaya sudah 100 persen, dan sudah kami kasih penghargaan daerah tercepat. Daerah-daerah yang belum salur itu kami dorong percepatan untuk salurkan terus. Tahap satu sudah selesai, untuk tahap dua yang masih rendah itu Lhokseumawe, baru enam desa salur dari 68 desa,” ujarnya pula.

Selain itu, Aznal juga meminta peran pemerintah kabupaten/kota melalui DPMG setempat serta camat untuk membantu desa-desa dalam memacu percepatan penyaluran dana desa, karena dana tersebut sangat bermanfaat untuk kemakmuran desa.

“Supaya tahun depan tidak ada lagi desa yang tidak tersalurkan dana desa. Padahal uang sudah dialokasikan tapi tidak tersalurkan ke masyarakat,” ujarnya lagi.

Menurut Aznal, penggunaan Dana Desa 2024 ini sudah diatur oleh pemerintah, baik untuk pemberdayaan sosial, ekonomi, hingga ketahanan pangan di tengah masyarakat.

Penyaluran dana desa yang ditentukan penggunaan disebut earmark, yaitu untuk mendanai program Bantuan Langsung Tunai (BLT), ketahanan pangan dan hewani serta pencegahan dan penurunan stunting.

Sedangkan penyaluran dana desa yang tidak ditentukan penggunaan atau non-earmark, yakni untuk mendanai program sektor prioritas di desa dan penyertaan modal pada badan usaha milik desa (BUMDes).

Per hari ini, ujar Aznal lagi, pihaknya mencatat realisasi penyaluran earmark tahap satu sebesar Rp1,35 triliun dan tahap dua mencapai Rp361,8 miliar. Sementara untuk penyaluran non-earmark tahap satu sebesar Rp1,05 triliun dan tahap dua sudah mencapai Rp634,4 miliar.

“Maka total Dana Desa 2024 yang sudah tersalur per hari ini, earmark, non eramark baik tahap satu dan dua sudah mencapai Rp3,40 triliun atau 70,91 persen,” ujarnya lagi.

Sumber: antara

Previous Post

Skema Dana Pensiun PNS Mau Diubah Tahun Depan, Benarkah?

Next Post

Polres Pidie Jaya Tangkap Penyebar 13 Video Negatif Pelajar ke Medsos

Next Post
Polres Pidie Jaya Tangkap Penyebar 13 Video Negatif Pelajar ke Medsos

Polres Pidie Jaya Tangkap Penyebar 13 Video Negatif Pelajar ke Medsos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

25/07/2026
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

25/07/2026
Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

25/07/2026
Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

25/07/2026
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

25/07/2026

Terpopuler

Rp1,68 triliun Dana Desa Tahap Awal Sudah Tersalurkan di Aceh

Pemprov Sebut Rp3,40 Triliun Dana Desa 2024 Sudah Tersalurkan di Aceh

24/07/2024

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

HUT ke-25 Demokrat, DPC Pidie Pilih Bersihkan Masjid, Hijaukan Lingkungan, Donorkan Darah untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com