Takengon – Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon Angkatan 22 menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula kampus tersebut, Selasa, 23 Juli 2024.
FGD dengan tema “Eksistensi Psikologi Pendidikan Anak dalam Penerapan Generasi yang Kompetitif, Kreatif, dan Inovatif” tersebut diikuti 50 peserta dari kalangan dosen, mahasiswa dan guru.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber antara lain Dr. Edy Putra Kelana, S.IP, M.Si, M.Pd (Wakil I MPD Aceh Tengah dan Fasilitator Sekolah Penggerak), Dr. Indra, M.Pd. (Dosen IAIN Takengon dan Wakil MPD Aceh Tengah), Dr. Addahri Hafiz Awlawi, M.Pd, Kons (Dosen IAIN Takengon dan Konselor).
Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah, M. Firdaus, MA dalam sambutannya memberikan dorongan kepada mahasiswa untuk terus melakukan kegiatan seperti FGD dan seminar lainnya guna mendukung perkembangan psikologi anak dalam pendidikan.
Ketua Prodi PGMI, Nurjani,M.Pd. mengatakan, kegiatan FGD merupakan inisiasi mahasiswa dalam mengembangkan keilmuan terkait psikologi pendidikan pada anak.
Dr. Edy Putra Kelana dalam materinya membahas mengenai strategi seorang guru dalam memotivasi siswa belajar. Ia juga mengajak setiap guru harus mengetahui bagaimana kognitif pada setiap siswa.
”Salah satu penyimpangan nilai karakter di era digital seperti ini adalah menjadikan penggunaanya lebih bersifat apatis dan individualisme, inilah tugas bersama keluarga, orang tua serta guru agar anak tersebut tidak terkontaminasi dampak negative dari era digitalisasi saat ini,” ujarnya.
Dr. Indra, M.Pd.I menyampaikan materi mengenai pembelajaran diferensiasi pada siswa dan menjelaskan bagaimana guru harus mengenal ranah kognitif, afektif,dan psikomotor.
”Seorang guru harus bisa mengenal pribadi dan karakter setiap siswa agar pembelajaran yang dilakukan itu berdeferensiasi untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan,” katanya.
Sementara Dr. Addahri hafiz Awlawi, M.Pd,Kons menyampaikan materi terkait neuropsikologi pendidikan, menghubungkan otak dan belajar.
“Memori atau daya ingat itu juga mempengaruhi proses pembelajaran dan juga perhatian dari seorang guru juga mempengaruhi konsentrasi siswa, motivasi dan apresiasi dalam pembelajaran yang diberikan guru sangat membantu psikologi dan semangat siswa untuk belajar,” pungkasnya. []











Sangat senang