Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Aceh Salurkan 569 Unit Pompa Air Atasi Kekeringan Sawah

redaksi by redaksi
25/07/2024
in Nanggroe
0
Pemerintah Aceh Salurkan 569 Unit Pompa Air Atasi Kekeringan Sawah

Petugas Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat bersama warga melakukan pemasangan pompa submersibel di area persawahan Desa Teupin Peuraho, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (25/7/2024). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) telah menyalurkan sebanyak 569 unit pompa air bantuan Kementerian Pertanian dalam program pompanisasi, dalam upaya mengatasi dampak kekeringan akibat musim kemarau.

Kepala Distanbun Aceh Cut Huzaimah di Banda Aceh, Kamis, mengatakan memang sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengingatkan bawah pada Juli, wilayah Aceh mulai memasuki puncak musim kemarau.

“Aceh memang kita lihat suhu udara sampai 39 derajat celsius beberapa hari ini, tentunya ada beberapa terdampak pada petani sawah kita yang sedang menanam,” ujarnya.

Dalam menangani dampak kekeringan akibat musim kemarau, kata Cut Huzaimah, Kementan gencar melaksanakan program bantuan pompinasasi, irigasi perpompaan, dan irigasi perpipaan bagi para petani.

“Ini sudah kita salurkan, ada sekitar 569 unit pompa yang sudah tersalurkan ke seluruh Aceh, untuk membantu petani kita menyedot air untuk sawahnya,” ujarnya.

Begitu juga dengan irigasi perpompaan, Distanbun Aceh telah menyalurkan sebanyak 113 unit ke seluruh Aceh, serta irigasi perpipaan. Hal ini dilakukan dalam rangka membantu penyediaan air bagi tanaman padi yang sedang dalam musim tanam gadu.

Saat ini, dia menambahkan, ada dua kabupaten di provinsi berjulukan Tanah Rencong itu yang rawan kekeringan lahan sawah yaitu Kabupaten Aceh Barat seluas lahan sekitar 571 hektare dan Aceh Besar seluas 540 hektare.

“Tapi Insya Allah pompa dan irigasi perpompaan juga sudah tersalurkan, dan saat ini ada juga yang sedang dalam perjalanan,” ujarnya.

Di samping itu, Distanbun Aceh juga ikut mengerahkan mesin pompa milik dinas di beberapa lokasi ke daerah-daerah yang meminta bantuan pompanisasi, untuk mengairi air ke sawah.

“Seperti di Aceh Barat, kita keluarkan pompa dari laboratorium Pulo Ie untuk membantu daerah yang belum sampai bantuan pompa. Karena bantuan pompa ini ada juga sedang dalam perjalanan. Maka yang sedang membutuhkan kita keluarkan pompa dari dinas,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

Tanpa Pernah Kalah, Tim Merador FC Melaju ke Delapan Besar LFN 2024

Next Post

Pj Gubernur Minta Tol Sibanceh Rampung Sebelum Presiden ke Aceh

Next Post
Pj Gubernur Minta Tol Sibanceh Rampung Sebelum Presiden ke Aceh

Pj Gubernur Minta Tol Sibanceh Rampung Sebelum Presiden ke Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026
HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

10/06/2026
208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

10/06/2026
Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

10/06/2026
Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com