Banda Aceh – Kompol Yusuf Hariadi, Kabag Ops Polresta Banda Aceh, mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan dan berhati-hati dengan puntung rokok.
Imbauan ini disampaikan dalam acara “Jumat Curhat” yang berlangsung di Warkop Famili Kupi, Gampong Lampoh Tarom, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, pada Jumat (2/8/2024).
Dalam sesi curhat, masyarakat mengemukakan berbagai keluhan dan saran. Ketua Forum Keuchik Kuta Baro, Zulfan, menyoroti ancaman gagal panen akibat kekeringan yang melanda daerahnya.
Zulfan mengapresiasi respons cepat dari pihak kepolisian dan pemadam kebakaran dalam menangani kebakaran baru-baru ini.
Menanggapi hal tersebut, Kompol Yusuf berjanji akan meneruskan aspirasi masyarakat kepada Kapolresta Banda Aceh dan Bupati Aceh Besar. “Kami akan terus berkoordinasi untuk memastikan distribusi air yang adil dan mencegah konflik. Kerja sama yang baik adalah kunci keberhasilan kita,” ujarnya.
Ridwan Jamil, Kalaksa BPBD Aceh Besar, menekankan pentingnya dialog langsung dengan masyarakat untuk mencari solusi bersama. “Kami telah mencatat 81 kebakaran lahan di wilayah Aceh Besar akibat cuaca ekstrem tahun ini. Mari kita bersama menjaga lingkungan dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi kekeringan,” ungkap Ridwan.
Ia juga menyarankan masyarakat untuk mengelola sampah organik menjadi pupuk.
Camat Kuta Baro, Rusdi, menutup pertemuan dengan ajakan kepada masyarakat untuk mengibarkan bendera merah putih dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan dan menjaga situasi kondusif menjelang Pilkada. “Kita perlu bersatu untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan di wilayah kita,” katanya.








