Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

Tim Cabor Layar Kaltim dan Kaltara PON XXI Mulai Jajal Perairan Laut Aceh

redaksi by redaksi
07/08/2024
in Olahraga
0
Tim Cabor Layar Kaltim dan Kaltara PON XXI Mulai Jajal Perairan Laut Aceh

Sejumlah atlet layar asal Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) untuk persiapan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut di perairan laut Gampong Jawa, Banda Aceh, Aceh, Rabu (7/8/2024). (ANTARA/Khalis Surry)

Banda Aceh – Tim cabang olahraga (cabor) layar dari Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menjajal perairan laut Aceh, untuk menyesuaikan diri dengan kondisi laut Aceh menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut.

Pelatih cabor layar Kalimantan Timur Kosim Norseha di Banda Aceh, Rabu, mengatakan datang lebih awal arena pertandingan menjelang pembukaan PON XXI pada 8 September 2024 sudah menjadi program latihan untuk mengetahui medan.

“Untuk rencana ini sudah kita susun, tahap akhir sebelum PON dimulai memang kami rencanakan latihan di venue cabang layar di Pantai Gampong Jawa, Banda Aceh ini,” kata Kosim.

Ia menjelaskan tim cabor layar Kaltim memboyong 19 atlet ke Aceh. Saat ini, semua atlet layar sudah berada di daerah Tanah Rencong itu untuk mempersiapkan kemampuan memperebut medali pada 19 kelas pertandingan cabor layar PON XXI.

“Di sini kami full tim datang. Perdana latihan turun ke laut 6 Agustus. Untuk kondisi laut cukup mendukung, anginnya juga cukup bagus kecepatan 12 – 15 knot,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih cabor layar Kalimantan Utara Ardiansyah mengatakan pihaknya membawa sebanyak 11 atlet layar untuk menjajal laut Aceh lebih awal dibanding kontingen lain. Tim layar Kaltara tiba di Aceh bersamaan dengan Kaltim.

“Kami datang lebih awal untuk menyesuaikan dengan laut Aceh ini. Kami saat ini masih dalam program pelatda di Kaltim, bersama-sama tim Kaltim juga berangkat ke sini,” ujarnya.

Menurut Ardiansyah, tim layar Kaltara akan mengikuti enam kelas pertandingan pada PON XXI. Sedangkan pada PON XX Papua, mereka hanya mengikuti tiga kelas, dan berhasil membawa pulang satu medali perak.

“Target kita satu emas dari cabor layar. Kalau lebih, Alhamdulillah. Di Papua dulu dapat satu perak, mudah-mudahan di Aceh dapat emas,” ujarnya.

Ardiansyah menilai kondisi arena untuk pertandingan cabor layar di Gampong Jawa, Banda Aceh cukup bagus. Jarak laut dengan pantai tidak terlalu jauh sehingga memudahkan atlet memulai berlayar. Kondisi angin juga cukup baik.

“Hanya saja disini, lokasi venue ini fasilitas pelengkap belum cukup, dari segi persiapan toilet, tempat bilas alat, belum ada. Saat ini kami beli torent sendiri untuk keperluan membilas alat-alat,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikeluhkan oleh tim layar Kaltim yang sudah berada lebih awal di arena pertandingan cabor layar PON XXI.

“Kalau untuk cabor layar biasanya yang harus diperhatikan toilet, tempat bilas, bilas perahu, kemudian mushala. Untuk sementara, inisiatif sendiri dengan membeli fiber (torent) dan dibantu pengurus layar di Aceh,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

Pemprov: Aset Bank Aceh Tumbuh Positif Capai Rp28 Triliun hingga 2024

Next Post

Fachrul Razi Surati Kapolri Terkait Kontes ‘Waria Berselempang Aceh’

Next Post
Fachrul Razi Surati Kapolri Terkait Kontes ‘Waria Berselempang Aceh’

Fachrul Razi Surati Kapolri Terkait Kontes 'Waria Berselempang Aceh'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polda Gerebek Tambang Emas Ilegal di Nagan, Tangkap 8 Orang dan Sita 2 Ekskavator

Polda Gerebek Tambang Emas Ilegal di Nagan, Tangkap 8 Orang dan Sita 2 Ekskavator

02/10/2026
MTs Ruhul Qur’ani Sabet Gelar Juara Umum APRESIASI Madrasah Aceh Barat 2026

MTs Ruhul Qur’ani Sabet Gelar Juara Umum APRESIASI Madrasah Aceh Barat 2026

02/10/2026
Mahasiswa PPG BK Gelar Pengabdian di LKSA Rumah Penyantun Muhammadiyah Banda Aceh

Mahasiswa PPG BK Gelar Pengabdian di LKSA Rumah Penyantun Muhammadiyah Banda Aceh

02/10/2026
Persediaan Hewan Kurban di Aceh Timur Capai 2.428 Ekor

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

02/10/2026
Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

02/10/2026

Terpopuler

Tim Cabor Layar Kaltim dan Kaltara PON XXI Mulai Jajal Perairan Laut Aceh

Tim Cabor Layar Kaltim dan Kaltara PON XXI Mulai Jajal Perairan Laut Aceh

07/08/2024

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

IMM Lakukan Aksi Dorong Motor, Buntut Kelangkaan BBM di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com