Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ahmad Haeqal Kecam Pelaku KDRT yang Memukul Dara Aceh Cut Intan Nabila

redaksi by redaksi
13/08/2024
in Nanggroe
0
Ahmad Haeqal Kecam Pelaku KDRT yang Memukul Dara Aceh Cut Intan Nabila

Banda Aceh – Tokoh muda yang juga aktivis kemanusiaan asal Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri mengecam keras tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tanggah (KDRT) dan penganiayaan yang dialami dara Aceh, Cut Intan Nabila. Dalam video yang diunggah Cut Intan Nabila di akun instagramnya, suaminya yang bernama Armor Toreador tega berulang kali memukul istri dan menendang anaknya yang berumur tiga minggu.

Dalam postingan itu, Cut Intan Nabila mengungkapkan kejadian KDRT yang dialaminya tidak hanya sekali, ada puluhan video lain yang ia simpan sebagai bukti suaminya melakukan KDRT. Ia mengaku sudah tidak sanggup memaafkan perilaku suami yang sudah kelewat batas. Selain KDRT, suaminya juga beberapa kali ketahuan selingkuh.

Ahmad Haeqal menilai, tindakan KDRT yang dilakukan Armor Toreador kepada Cut Nabila sangat keji, terlebih Cut Nabila baru melahirkan anak ketiga mereka sekitar tiga minggu yang lalu. Bukan mendapat support system yang baik dari suami, Cut Intan Nabila malah mendapat perlakuan kekerasan.

“Sangat disayangkan kasus KDRT ini menimpa dara Aceh. Ini perbuatan zalim yang hanya dilakukan oleh mereka para pengecut yang ringan tangan kepada wanita. Saya mengutuk keras kejadian ini,” ujar Haeqal dalam keterangannya di Banda Aceh pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Haeqal berharap agar aparat penegak hukum segera memproses kejadian ini dan memberikan sanksi hukum yang setimpal dengan perbuatan pelaku. Bagaimanapun, lanjut Haeqal, kekerasan fisik terhadap perempuan tidak dapat dibenarkan dan pelaku harus mendapat hukuman tegas agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak ditiru oleh orang lain.

“Semoga pihak kepolisian juga mengedepankan perlindungan korban dalam memproses kejadian ini, karena titik kerentanan itu ada di perempuan dan anak,” tutur Haeqal.

Ia juga berharap lembaga terkait seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI ikut mengawal dan mendampingi kejadian KDRT ini agar korban mendapat perlindungan dari negara.

“Tidak boleh ada toleransi terhadap pelaku kekerasan dan penganiayaan,” tegas Haeqal. []

Previous Post

Buka Ngaji Jurnalistik Sumberpost,  Rektor: Urgen dan Bermanfaat bagi Mahasiswa

Next Post

Aneka Lomba Meriahkan HUT ke 79 RI di Pidie Jaya

Next Post
Aneka Lomba Meriahkan HUT ke 79 RI di Pidie Jaya

Aneka Lomba Meriahkan HUT ke 79 RI di Pidie Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mualem Tekankan Sinergi untuk Kemandirian Sektor Pertanian

Mualem Tekankan Sinergi untuk Kemandirian Sektor Pertanian

30/04/2026
Satpol PP dan WH Aceh Besar Kembali Ciduk Ternak Berkeliaran di Jalan Sukarno Hatta

Satpol PP dan WH Aceh Besar Kembali Ciduk Ternak Berkeliaran di Jalan Sukarno Hatta

30/04/2026
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

30/04/2026
Bea Cukai Banda Aceh Sita 101 Ribu Batang Rokok Ilegal

Bea Cukai Banda Aceh Sita 101 Ribu Batang Rokok Ilegal

30/04/2026
Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

30/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Waspada, Ada Penipuan dan Pemerasan Mengatasnamakan Pimpinan & Pegawai Kejari Abdya

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Tulis Dua Belas Buku Sastra Aceh, Kepala MIN 32 Bireuen Raih Penghargaan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com