Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Wakil Ketua Komisi X DPR RI : SMKN Penerbangan Aceh Layak Menjadi SMKN Penerbangan Regional Sumatera

redaksi by redaksi
28/02/2020
in Nanggroe
0
Banda Aceh – Sebanyak 20 anggota Komisi X DPR RI yang membidangi Pendidikan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan kunjungan kerja (Kunker) dengan meninjau SMKN Penerbangan Aceh, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar dan Sekolah Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Desa Santan, Kabupaten Aceh Besar. Kadisdik Aceh berharap Komisi X DPR RI dapat mengusulkan SMKN Penerbangan Aceh menjadi SMKN Penerbangan Regional Sumatera.
Rombongan dari komisi X itu tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar pada pukul 10.30 WIB dengan menggunakan maskapai Batik Air. Mereka disambut oleh Gubernur Aceh yang diwakili Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kamaruddin Andalah, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD, MPA, Kadisbudpar Aceh, Jamaluddin serta beberapa pejabat lainnya.
Selanjutnya, rombongan menuju ke SMKN Penerbangan Aceh yang letaknya dekat dengan Bandara SIM Blang Bintang. Para anggota dewan tersebut merasa terpukau dengan pelayanan dan sambutan dari pihak Dinas Pendidikan Aceh, guru serta siswa yang ada di sekolah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD, MPA menyampaikan sejarah Aceh sangat erat kaitannya dengan kedirgantaraan, hal itu terbukti dengan pembelian pesawat pertama Dacota untuk negara Indonesia yang sekaligus menjadi cikal bakal lahirnya Maskapai Garuda Indonesia.
“Mudah-mudahan nantinya SMK Penerbangan Aceh menjadi sekolah maskapai terbaik di Indonesia. Kami memohon doa dan dukungan dari bapak/ibu Komisi X DPR RI agar harapan kami dapat terwujud dimasa yang akan datang,” ujarnya yang disambut tepuk tangan dari para tamu.
Kadisdik memaparkan bahwa areal pekarangan SMK Penerbangan Aceh ini memiliki luas 26 hektar, tapi sangat disayangkan masih kurangnya fasilitas yang mendukung pengembangan sekolah itu. Pada 2019 lalu, Pemerintah Aceh melalui Dana Alokasi Aceh (DAK) sudah membangun satu hanggar pesawat yang mampu menampung sebanyak tiga pesawat yang saat ini masih terparkir di Bandara SIM.
“Kami ingin menyampaikan bahwa hari ini kita melihat perjuangan yang panjang masyarakat Aceh untuk Indonesia. Kita mohon agar rencana kita mewujudkan SMKN Penerbangan Aceh menjadi SMKN Penerbangan Regional Sumatera dapat terealisasi dalam masa yang tidak terlalu lama lagi,” pintanya.
Selanjutnya Kadisdik Aceh menyerahkan dokumen perencanaan sebagai persyaratan menjadikan SMKN Penerbangan Aceh menjadi SMKN Penerbangan Regional Sumatera yang diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi X, Dr. H. Abdul Fikri Faqih.
Menurut Abdul Fikri Faqih, berdasarkan laporan yang diterima, SMKN Penerbangan Aceh merupakan salah satu sekolah yang patut menjadi contoh bagi sekolah kedirgantaraan di Indonesia, maka pihaknya akan memperjuangkan SMK tersebut menjadi SMKN Penerbangan Regional Sumatera.
“Dengan banyaknya lulusan yang berhasil memasuki dunia kerja dan kuliah, maka ini menjadi bukti bahwa SMKN Penerbangan Aceh sangat layak menjadi contoh di Indonesia, bukan hanya di Pulau Sumatera,” katanya.
Abdul Fikri Faqih mengharapkan agar anggota Komisi X DPR RI yang berasal dari Aceh, seperti Illiza Sa’aduddin Jamal dan Dr Muhammad Kadafi,SH,MH dapat memperjuangkan cita-cita mulia tersebut.
Selanjutnya Kadisdik Aceh, Drs Rachmat Fitri HD, MPA beserta Kepsek SMKN Penerbangan Aceh, Bayhaqi mengajak anggota komisi X DPR RI untuk melihat kondisi ruangan guru dan lahan yang terhampar luas yang disamping dan belakang sekolah tersebut.
Adapun rombongan anggota Komisi X DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Aceh yaitu Dr. H. Abdul Fikri Faqih, Puti Guntur Sukarno, Maria Lestari, Putra Nababan, Vanda Sarundjang, Djohar Arifin, Ali Zamroni, Martina, Muhammad Nur dan Eva Stevanny.
Selain itu Rian Firmansyah, Lathifah Shohib, Muhammad Kadafi, Bramantyo Suwondo, Sukawijaya, Ledia Hanifa, Sakinah Aljufri, Desy Ratnasari, dan Illiza Saaduddin Djamal.
Tags: Dinas Pendidikan Acehsekolah penerbangan
Previous Post

Ilmuwan China Klaim COVID-19 Memiliki Mutasi Mirip HIV

Next Post

Harga Tiket Pesawat di China Turun Drastis hingga Jadi Rp 60.000

Next Post
Pesawat dengan 100 Orang Jatuh di Kazakhstan

Harga Tiket Pesawat di China Turun Drastis hingga Jadi Rp 60.000

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pansus DPRK Aceh Besar Dalami LKPJ Bupati 2025

Pansus DPRK Aceh Besar Dalami LKPJ Bupati 2025

20/04/2026
Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

20/04/2026
Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

20/04/2026
Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026
Kapolres Abdya Cek SPPG Yayasan Keumala Bhayangkari

Kapolres Abdya Cek SPPG Yayasan Keumala Bhayangkari

20/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

Wakil Ketua Komisi X DPR RI : SMKN Penerbangan Aceh Layak Menjadi SMKN Penerbangan Regional Sumatera

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com