BANDA ACEH – Sosok senator DPD RI asal Aceh, Fachrul Razi MIP, MH, mengalami nasib naas dalam bursa calon kepala daerah dari Partai Aceh untuk pilkada 2024 ini.
Pasalnya, mantan juru bicara DPA Partai Aceh ini tersingkir dari bursa kandidat di dua kota di Aceh.
Sebagaimana yang diketahui, Fachrul Razi awalnya dijagokan PA sebagai Cawalkot Banda Aceh di Pilkada 2024. Ia sempat menyebarkan sejumlah baliho di Banda Aceh terkait komitmennya untuk meramaikan bursa Cawalkot.
Selain itu, Fachrul Fazi juga sempat mengundang Wamen Desa dan PDTT ke Banda Aceh untuk bertemu perangkat desa di Banda Aceh.
Namun PA sendiri tak memperoleh satupun kursi di DPRK Banda Aceh berdasarkan Pileg 2024 lalu.
Secara otomatis, Fachrul Razi diharuskan mencari beberapa partai nasional agar memperoleh tiket untuk bisa maju di pilkada Banda Aceh.
Namun upaya ini ternyata gagal diraih. Sejumlah Parnas, termasuk Gerindra, ternyata telah memiliki jagoan masing-masing di Banda Aceh.
Pada Kamis 15 Agustus 2024 lalu, Ketua Tim Seleksi Calon Kepala Daerah (Cakada) Partai Aceh, Dr Nurlis Effendi, menyampaikan proses seleksi yang ditanganinya sudah hampir selesai.
Fachrul Razi ternyata di-BKO-kan sebagai calon walikota Sabang. PA sendiri merupakan partai penguasa di kota paling barat Aceh ini. Namun lagi-lagi, Fachrul Razi mengalami hambatan. Menurut informasi, ada penolakan dari jajaran PA Sabang.
Kemudian pada deklarasi akbar PA yang berlangsung di Taman Ratu Safiatuddin pada Minggu siang, 25 Agustus 2024, PA justru mendeklarasikan pasangan Ferdiansyah S. Kel dan Muhammad Isa sebagai Cawalkot dan Cawawalkot Sabang.









