Singkil – Kejaksaan Negeri Aceh Singkil menggelar upacara peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-79 di Lapangan Upacara Kejaksaan Negeri Aceh Singkil. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Muhammad Junaidi, S.H., M.H., yang sekaligus menyampaikan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin.
Dalam peringatan ini, tema yang diangkat adalah “Hari Lahir Kejaksaan sebagai Simbol Terwujudnya Kedaulatan Penuntutan dan Advocaat General,” yang mencerminkan komitmen Kejaksaan dalam menjaga kedaulatan hukum di Indonesia serta memperkuat perannya sebagai pengacara negara (Advocaat General). Jaksa Agung menekankan bahwa Kejaksaan memiliki peran penting sebagai pelaksana tunggal penuntutan dalam sistem peradilan pidana Indonesia, mengedepankan prinsip “single prosecution system,” di mana Kejaksaan memiliki wewenang eksklusif dalam melakukan penuntutan perkara pidana.
“Pemilihan tema besar ini mencerminkan komitmen Kejaksaan dalam menjaga kedaulatan hukum dan peran sebagai Advocaat Generaal. Ini juga menegaskan tugas utama Kejaksaan sebagai pelaksana tunggal penuntutan,” ujar Jaksa Agung dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Muhammad Junaidi, S.H., M.H.
Amanat Jaksa Agung juga menggarisbawahi pentingnya peran Kejaksaan yang telah berdiri sejak awal kemerdekaan. Kejaksaan didirikan pada 2 September 1945, hanya 15 hari setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Penetapan tanggal ini sebagai Hari Lahir Kejaksaan didasarkan pada hasil penelitian panjang para ahli sejarah yang bekerja sama dengan Kejaksaan untuk menelusuri dan mengumpulkan arsip-arsip nasional yang tersebar di dalam dan luar negeri, terutama di Belanda.
“Penentuan Hari Lahir Kejaksaan pada tanggal 2 September 1945 melalui hasil penelitian panjang para ahli sejarah. Ini bukan hanya sebagai pengingat sejarah, tetapi juga untuk menegaskan eksistensi Kejaksaan sebagai lembaga yang berdiri sejak awal kemerdekaan,” imbuh Jaksa Agung.
Melalui upacara ini, Kejaksaan Negeri Aceh Singkil memperkuat semangat penegakan hukum dan komitmen untuk menjaga kepercayaan publik. Jaksa Agung menekankan pentingnya integritas, profesionalitas, dan kejujuran dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai penegak hukum.
“Kita semua adalah etalase wajah Kejaksaan. Jaga diri, jaga institusi, dan jangan merusak nama baik institusi dengan tindakan yang tidak terpuji,” tegas Jaksa Agung.
Menutup amanatnya, Jaksa Agung mengajak seluruh Insan Adhyaksa untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Kejaksaan ini sebagai momen untuk memperbarui semangat pengabdian dan dedikasi kepada bangsa dan negara. “Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-79. Semoga Korps Adhyaksa semakin tangguh dan jaya,” pungkasnya.
Upacara ini dihadiri oleh seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, yang turut menyampaikan komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menegakkan hukum yang berkeadilan di tengah masyarakat.
Reporter : Ahmad Azis/Rls











