Bireuen – Kelompok Kerja Madrasah (K2M) MI Kantor Kemenag Bireuen laksanakan pembinaan guru dan Tendik di gugus Samalanga, Selasa 3 September 2024.
Kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi dan pujian dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, H. Akly S. Ag, MH yang turut menjadi pemateri.
Acara yang dihelat satu hari penuh mengusung tema “Peran Guru dan Tendik Dalam Menyukseskan Program Aksi, Gemarku Berseri, Penerapan Metode Gasing dan Limit.”
Sebanyak 250 peserta guru dan tenaga pendidik turut hadir menyukseskan tersebut.
Dalam paparannya Kakankemenag menyebutkan kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan patut dicontoh oleh gugus-gugus yang lain.
H. Akly mengutarakan, betapa penting peran guru dan tendik dalam menyukseskan program madrasah yang mana seluruh program tersebut telah disepakati bersama agar dituntaskan dengan strategi yang dimiliki guru.
Kepala Kankemenag menekankan para guru dan tendik harus memiliki sikap kedisiplinan, kesabaran, ketangguhan serta etos kerja yang tinggi agar Madrasah terlihat bersih dan rapi. Ujar pengurus K2M Kamaliah, S. Pd. I, M. Ag juga Kepala MIN 32 Bireuen dalam keterangan tertulis pada media.
Disamping itu seluruh siswa memiliki sikap terpuji dapat menghafal kosa kata Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan selalu berkesempatan membaca Al-Quran setiap hari.
Akly berharap agar seluruh guru di Gugus Samalanga, menggunakan segala jenis media yang berhubungan dengan materi pembelajaran yang sedang diajarkan, termasuk menggunakan metode Gampang, Asik dan menyenangkan (Gasing) yang sedang digalakkan untuk selalu diterapkan dalam pembelajaran matematika.
”Guru harus selalu berpenampilan rapi, agar dapat ditiru oleh siswa dan siswi. Guru jangan lagi menggunakan metode dikte, karena di zaman modern ini, siswa telah ahli mengakses segala jenis media online seperti tiktok youtube dan FB,” ujarnya.
Kakankemenag menghimbau seluruh pegawai kementerian Agama kabupaten Bireuen yang berada di madrasah negeri dan swasta agar ikut serta menyukseskan program yang telah dicetuskan bersama dan menjadi kontrak kerja yang wajib dijalankan.
Kegiatan tersebut turut hadir Bapak Jahallim Solin, S. Ag. MA sebagai pemateri mewakili Pengawas Pembina Gugus Samalanga dengan judul “Implemetasi 5 Budaya Kerja Kemterian Agama” dan Staf Kepegawaian dan Pengawas Pembina Gugus Samalanga.[]








