Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

UTU Implementasi Bubu Dasar Untuk Nelayan Kecil di Aceh Jaya

redaksi by redaksi
05/10/2024
in Kampus
0
UTU Implementasi Bubu Dasar Untuk Nelayan Kecil di Aceh Jaya

MEULABOH – Universitas Teuku Umar (UTU) merupakan perguruan tinggi negeri di wilayah barat Indonesia yang memiliki core competence di bidang agro and marine industries. Perguruan tinggi yang menggunakan nama pahlawan nasional (Teuku Umar Johan Pahlawan) ini terus berkomitmen untuk memajukan sektor perikanan dengan penelitian yang inovatif dan hilirisasi hasil penelitian melalui pengabdian kepada masyarakat.

Hal ini terlihat dari pendanaan UTU untuk terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset (PKMBR) tahun 2024 yang berjudul “Teknologi bubu dasar berbasis bahan lokal sebagai alternatif pemberdayaan nelayan Lhok Kuala Daya”.

Dr. Muhammad Rizal sebagai ketua pelaksana menyampaikan bahwa hibah PKMBR merupakan hibah yang berasal dari UTU melalui Kontrak Pendanaan antara Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan UTU Nomor 223/UN59.7/SPK-PPK/2024.

Kegiatan PKMBR ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan nelayan serta melestarikan ekosistem laut di Kabupaten Aceh Jaya melalui penggunaan alat tangkap ramah lingkungan yaitu bubu dasar berbasis bahan lokal.

Kegiatan yang dimulai dari penyiapan bahan bubu dasar, pelatihan pembuatan bubu dasar sampai dengan pengoperasian bubu dasar di perairan laut Lhok Kuala Daya ini melibatkan mitra yaitu Panglima Laot Lhok Kuala Daya.

Kegiatan peletakan bubu dasar telah dilaksanakan 3-4 Oktober 2024 dan akan dilihat hasil penangkapannya 3 sehari setelah peletakan. Sajali (Panglima Laot Lhok Kuala Daya) menyampaikan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi nelayan. Hal Ini dikarenakan nelayan memiliki keterampilan baru dalam membuat alat tangkap bubu.

Selanjutnya nelayan dapat memiliki bubu sebagai alat tangkap baru untuk dioperasikan selain alat tangkap yang telah ada yaitu jaring insang dan pancing ulur.

Terakhir Panglima Laot mengucapkan Terima kasih kepada Dr. Rizal khususnya dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UTU yang terus bersedia membantu dan mendampingi nelayan kecil di Lhok Kuala daya.

Dosen Prodi Perikanan FPIK UTU, Hafinuddin, S.Pi., M.Sc yang juga sebagai anggota pelaksana kegiatan PKMBR ini menambahkan bahwa alat tangkap bubu dasar adalah alat tangkap ramah lingkungan yang memiliki keunggulan seperti 1) hasil tangkapan adalah ikan ekonomis penting untuk jenis ikan karang dan ikan demersal bahkan jenis moluska seperti sotong batok; 2) hasil tangkapan dalam keadan hidup; 3) hasil tangkapan yang tidak layak tangkap dapat di-realese atau dikembalikan ke alam sehingga menjamin keberlanjutan untuk ekosistem laut di Lhok Kuala Daya Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya;.

Selanjutnya 4) kegiatan penangkapan ikan menggunakan bubu dasar lebih efisien dan efektif dari segi waktu penangkapan dan biaya operasional melaut sehingga dapat meningkatkan penghasilan nelayan kecil.

Previous Post

Wakili Pj Bupati, Sekda Aceh Besar Hadiri Upacara Peringatan HUT Ke-79 TNI

Next Post

Persikota Tangerang Optimis Raih Poin Penuh Melawan Persiraja Banda Aceh

Next Post
Persikota Tangerang Optimis Raih Poin Penuh Melawan Persiraja Banda Aceh

Persikota Tangerang Optimis Raih Poin Penuh Melawan Persiraja Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

24/03/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

23/03/2026
Idul Fitri di Lokasi Bencana, Bupati Tamiang: Terimakasih Pak Presiden

Mendagri Ungkap 5 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Total Tersapu Banjir

23/03/2026

Terpopuler

UTU Implementasi Bubu Dasar Untuk Nelayan Kecil di Aceh Jaya

UTU Implementasi Bubu Dasar Untuk Nelayan Kecil di Aceh Jaya

05/10/2024

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Isu Mosi Tak Percaya 67 Anggota DPRA Dinilai Operasi Politik Adu Domba, Soliditas di Bawah Zulfadhli Ditegaskan Tetap Kokoh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com