Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

UIN Ar-Raniry Jalin Kerjasama dengan IIPDS Thailand, Siap Buka Kelas Internasional 

Atjeh Watch by Atjeh Watch
25/10/2024
in Kampus
0
UIN Ar-Raniry Jalin Kerjasama dengan IIPDS Thailand, Siap Buka Kelas Internasional 

Bangkok — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh memperkuat langkah menuju kelas internasional melalui kerja sama dengan International Institute for Peace and Development Studies (IIPDS) di Bangkok, Thailand.

Kedua pihak sepakat untuk membuka program Magister (S2) Peace and Development Studies di UIN At-Raniry Banda Aceh dan Bangkok.

Kerja sama ini ditandai dengan kunjungan Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg ke kampus IIPDS pada Jumat (25/10/2024).

Dalam pertemuan tersebut, pihak UIN Ar-Raniry dan IIPDS membahas pembukaan kelas internasional yang ditargetkan berjalan selama empat semester, dengan satu semester di setiap lokasi dan satu semester untuk penelitian lapangan serta penyusunan tesis.

“Kedua pihak menyepakati berbagai rencana teknis, termasuk pembukaan kelas yang akan berlangsung di dua lokasi, yaitu Banda Aceh dan Bangkok,” jelas Prof Mujiburrahman.

Dalam kolaborasi ini, IIPDS akan memberikan akomodasi bagi mahasiswa internasional, sementara UIN Ar-Raniry akan menyediakan fasilitas hunian bagi dosen pengajar. Pembicaraan turut membahas proses izin resmi, pengaturan pendanaan terhadap rencana tersebut.

“Kerjasama ini sangat substansial untuk mewujudkan visi internasional UIN Ar-Raniry dalam bidang pendidikan perdamaian,” ujar Prof Mujiburrahman.

“Kita tidak hanya menargetkan peningkatan kualitas akademik tetapi juga pencapaian predikat World Class University (WCU) melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa luar negeri dalam program internasional,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mujiburrahman menambahkan bahwa kelas internasional ini direncanakan berjalan selama empat semester, dua semester di Aceh dan dua semester di Thailand. Empat mata kuliah akan menjadi inti setiap semesternya, yang mencakup fokus utama pada pengembangan masyarakat dan perdamaian.

UIN Ar-Raniry juga telah menyiapkan SLEMS program beasiswa bagi mahasiswa dari IIPDS untuk mendukung pengembangan akademik di Asia Tenggara dan mempermudah akses studi internasional.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memperkuat posisi UIN Ar-Raniry di kancah pendidikan internasional tetapi juga memberikan ruang kajian perdamaian yang komprehensif untuk mahasiswa di Asia Tenggara dan sekitarnya,” tutup Prof Mujiburrahman.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Teuku Murdani, PhD dan Dr Hasnul Arifin Melayu, serta Prof Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, Presiden AMAN Internasional. Dr Abdus Sabur, Presiden ARF dari Bangkok, Dr Thomas dari Amerika Serikat, serta Prof Dr Mohd. Shamsul Hoque dari Daffodil University Bangladesh, dan Swadiqah dari Myanmar, juga hadir sebagai bagian dari sinergi internasional yang mendukung kerjasama ini. [ ]

Previous Post

Petani di Aceh Timur Dirampok, Rp150 Juta Raib

Next Post

UIN Ar-Raniry dan UKM Malaysia Gelar Konferensi Internasional Bahas Hukum Islam di Era Digital

Next Post
UIN Ar-Raniry dan UKM Malaysia Gelar Konferensi Internasional Bahas Hukum Islam di Era Digital

UIN Ar-Raniry dan UKM Malaysia Gelar Konferensi Internasional Bahas Hukum Islam di Era Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Krak, Kurir Narkoba di Nagan Ditangkap Saat COD, Ganja Diumpetin di Semak-semak

Krak, Kurir Narkoba di Nagan Ditangkap Saat COD, Ganja Diumpetin di Semak-semak

04/08/2026
Ohku, Seorang Guru Ngaji di Aceh Timur Divonis Derita Tumor

Ohku, Seorang Guru Ngaji di Aceh Timur Divonis Derita Tumor

04/08/2026
Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 8 Hektare Lahan

Kebakaran di Aceh Barat Meluas ke 6 Kecamatan dan Musnahkan 21 Ha Lahan

04/08/2026
Api Hanguskan Kantor Dewan Guru Dayah di Kuta Baro

Api Hanguskan Kantor Dewan Guru Dayah di Kuta Baro

04/08/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Zakat Penghasilan Pegawai pada Baitul Mal

Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Zakat Penghasilan Pegawai pada Baitul Mal

04/08/2026

Terpopuler

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

02/08/2026

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com