Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Reuhat Tuha Deklarasikan Gampong Inklusif Disabilitas di Aceh Besar

redaksi by redaksi
01/11/2024
in Nanggroe
0
Reuhat Tuha Deklarasikan Gampong Inklusif Disabilitas di Aceh Besar

JANTHO – Gampong Reuhat Tuha di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar, resmi mendeklarasikan diri sebagai Gampong Inklusif Disabilitas.

Deklarasi yang diiringi pembacaan ikrar oleh perangkat desa ini berlangsung di aula Gampoong setempat, Kamis (31/10/2024).

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat Forkopimcam Sukamakmur, Direktur LSM Forum Bangun Aceh (FBA) beserta jajarannya, pegiat isu disabilitas, penyandang disabilitas, serta puluhan masyarakat setempat turut hadir dalam deklarasi tersebut.

Deklarasi tersebut menunjukkan kesadaran pemerintah dan masyarakat Aceh Besar dalam menjunjung tinggi eksistensi penyandang disabilitas. Advokasi regulasi dan pembinaan oleh aktivis difabel seperti LSM FBA yang berfokus pada advokasi, pembinaan, dan pengembangan penyandang disabilitas menjadi latar belakang utama deklarasi ini.

Keuchik Reuhat Tuha, Heriandi dalam sambutannya menegaskan bahwa deklarasi ini adalah wujud komitmen pemerintah gampong dan masyarakat dalam mengangkat harkat dan martabat penyandang disabilitas.

Ia menegaskan bahwa disabilitas memiliki hak yang sama dengan masyarakat umum, sehingga pembangunan gampong yang ramah disabilitas menjadi sebuah keniscayaan.

“Saya berterima kasih kepada LSM FBA yang telah mendampingi perangkat Gampong dalam pemberdayaan disabilitas selama beberapa tahun terakhir hingga mencapai tahap deklarasi ini,” ujarnya.

Camat Sukamakmur Azhari SH M.Si, juga mengapresiasi bimbingan dan pembinaan yang dilakukan oleh LSM FBA selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, upaya ini telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan harkat dan martabat penyandang disabilitas, yang tidak lagi menjadi kelompok termarjinalkan.

“Pemberdayaan disabilitas baik di bidang pendidikan maupun ekonomi juga sudah diatur dalam Qanun Aceh Besar, yang memungkinkan penggunaan dana desa untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum disabilitas. Penyandang disabilitas kini sudah dilibatkan dalam pengambilan kebijakan dan pembangunan gampong,” ungkap Azhari.

Direktur LSM FBA, Taslim Jailani, menyatakan bahwa Deklarasi Gampong Inklusif Disabilitas di Reuhat Tuha merupakan pencapaian besar di Kabupaten Aceh Besar. “Sebelumnya gampong Miruek Taman adalah yang pertama mendeklarasikan diri sebagai Gampong Inklusif Disabilitas di Aceh Besar dan Provinsi Aceh. Kami berharap setelah Reuhat Tuha, gampong-gampong lain bisa mengikuti jejak ini,” ujar Taslim.

Taslim menambahkan, di Aceh Besar terdapat 30 gampong yang diinisiasi untuk menjadi desa inklusif dari 12 kecamatan wilayah kerja FBA. Dalam beberapa hari ke depan, beberapa gampong lainnya juga akan mendeklarasikan diri sebagai Gampong Inklusif Disabilitas di Kabupaten Aceh Besar.

“Deklarasi ini adalah pernyataan bersama oleh perangkat gampong untuk menghormati dan memenuhi hak-hak disabilitas di gampong, baik dalam pengambilan kebijakan, pembangunan, dan pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.

Taslim menjelaskan bahwa UU Desa telah mengamanatkan desa untuk mengatur diri sendiri dalam pengelolaan anggaran, pembangunan, dan kesejahteraan warga. Namun, seringkali penyandang disabilitas terpinggirkan. FBA hadir untuk melakukan pembinaan kepada kaum disabilitas dan mendorong pemerintah untuk merancang pembangunan gampong yang ramah disabilitas atau inklusif.

Previous Post

Petugas Avsec Bandara SIM Aceh Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Jakarta

Next Post

BPBD Selamatkan 4 Mahasiswa yang Terdampar di Laut Ulee Lheue

Next Post
BPBD Selamatkan 4 Mahasiswa yang Terdampar di Laut Ulee Lheue

BPBD Selamatkan 4 Mahasiswa yang Terdampar di Laut Ulee Lheue

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mantan Kepala SMAN Taman Fajar Nakhodai SMKN 1 Idi

Mantan Kepala SMAN Taman Fajar Nakhodai SMKN 1 Idi

25/07/2026
TA Khalid Apresiasi Langkah Cepat KKP, Refocusing Anggaran Selamatkan Tambak Pidie Jaya

TA Khalid Apresiasi Langkah Cepat KKP, Refocusing Anggaran Selamatkan Tambak Pidie Jaya

25/07/2026
67 Siswa Baru SMAN 1 Madat Dapat Pakaian Sekolah Gratis

67 Siswa Baru SMAN 1 Madat Dapat Pakaian Sekolah Gratis

25/07/2026
Mahasiswa KKN USK Gelar Nobar Film Edukatif untuk Tanamkan Karakter Anak di Cut Langien

Mahasiswa KKN USK Gelar Nobar Film Edukatif untuk Tanamkan Karakter Anak di Cut Langien

25/07/2026
APRI: Jangan Samakan Penambang Rakyat dengan PETI

APRI: Jangan Samakan Penambang Rakyat dengan PETI

25/07/2026

Terpopuler

Reuhat Tuha Deklarasikan Gampong Inklusif Disabilitas di Aceh Besar

Reuhat Tuha Deklarasikan Gampong Inklusif Disabilitas di Aceh Besar

01/11/2024

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

HUT ke-25 Demokrat, DPC Pidie Pilih Bersihkan Masjid, Hijaukan Lingkungan, Donorkan Darah untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com