Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

PPTIM Desak Usut Kasus Penembakan Warga Aceh di Tol Tangerang-Merak

redaksi by redaksi
03/01/2025
in Nanggroe
0
PPTIM Desak Usut Kasus Penembakan Warga Aceh di Tol Tangerang-Merak

Ketua Umum PPTIM Muslim Armas. (ANTARA/HO-Infokom PPTIM)

Jakarta – Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM) meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus penembakan dua warga asal Aceh di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak arah Jakarta, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (2/1) dini hari.

PPTIM merupakan organisasi induk paguyuban masyarakat Aceh di Jakarta,Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dan kedua korban penembakan merupakan bagian dari keluarga besar Taman Iskandar Muda.

“Kami sangat berduka atas kehilangan nyawa warga Aceh, satunya lagi sedang kritis, dirawat di RSCM, dan sedang kami jaga. Kami meminta pihak berwajib segera menangkap pelaku, mengusut tuntas kasusnya, dan pelakunya harus divonis berat,” kata Ketua Umum PPTIM Muslim Armas lewat keterangan di Jakarta, Kamis.

Muslim menjenguk salah satu korban, yakni RM (60), yang saat ini dirawat di RSCM, Jakarta Pusat, dengan kondisi kritis karena luka tembak di punggung kanan tembus tangan kirinya.

Adapun korban lainnya IS (48), meninggal dunia setelah tertembak di bagian dada dan lengan kirinya.

Menurut Muslim, kedua korban merupakan bagian dari keluarga besar Taman Iskandar Muda, organisasi induk paguyuban masyarakat Aceh di Jabodetabek.

Kedua korban, lanjutnya, ditembak saat mempertahankan mobil rental milik IS yang dibawa kabur pelaku.

Muslim pun meminta polisi juga mengusut kepemilikan senjata api yang digunakan pelaku yang menembak korban.

“Aparat harus mengusut kepemilikan senjata api yang digunakan oleh pelaku, jika memang ada sindikatnya, itu harus ditumpas agar tidak terjadi lagi kejahatan serupa menimpa anak bangsa lainnya,” ujarnya.

PPTIM, lanjut Muslim, akan mengawal kasus penembakan dua warga Aceh itu sampai tuntas dan siap memberi pendampingan hukum.

Berdasarkan keterangan saksi mata, kejadian itu bermula ketika beberapa mobil saling berkejaran dan berhenti di depan toko swalayan Indomaret Rest Area KM 45 pada Kamis (2/1) sekitar pukul 04.30 WIB.

Kemudian, dari salah satu mobil minibus berwarna hitam, terduga pelaku menembakkan lima kali peluru yang mengenai dua orang korban.

Sementara itu, keterangan saksi lain menyatakan bahwa kejadian ini bermula dari dugaan penyalahgunaan mobil rental.

Pelaku diduga menggunakan GPS untuk memutuskan jejak kendaraan dan ditemukan keberadaannya di Pandeglang. Setelah melacak dan mengejar, saksi menemukan mobil warna oranye milik keluarganya di Rest Area KM 45.

Selanjutnya pelaku tiba-tiba menembak secara brutal dan melukai dua korban.

Dari hasil olah TKP, penyidik Polresta Tangerang menemukan barang bukti berupa lima butir selongsong peluru kaliber 9 milimeter merek Luger dan satu unit mobil Brio warna oranye.

Kendati demikian, penyidik masih terus mendalami motif penembakan, yang diduga terkait dengan bisnis mobil rental, mengingat salah satu korban adalah pengusaha rental mobil.

Sumber: antara

Previous Post

Waspada Potensi Banjir Rob Mulai dari Pesisir Aceh hingga Maluku Utara

Next Post

MS Jantho Tanggani 846 Perkara Selama 2024, Sebanyak 843 Sudah Selesai

Next Post
MS Jantho Tanggani 846 Perkara Selama 2024, Sebanyak 843 Sudah Selesai

MS Jantho Tanggani 846 Perkara Selama 2024, Sebanyak 843 Sudah Selesai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Perkuat Literasi dan Publikasi, Penyuluh Akhwat Kemenag Aceh Besar Belajar Menulis Berita

Perkuat Literasi dan Publikasi, Penyuluh Akhwat Kemenag Aceh Besar Belajar Menulis Berita

17/09/2026
PMI Kota Banda Aceh Terima Penghargaan atas Komitmen Penanganan Banjir Operasi Senyar 2025–2026

PMI Kota Banda Aceh Terima Penghargaan atas Komitmen Penanganan Banjir Operasi Senyar 2025–2026

17/09/2026
6 Santri Al Zahrah Juara OMI Bireuen 2026, Siap Melaju ke Provinsi

6 Santri Al Zahrah Juara OMI Bireuen 2026, Siap Melaju ke Provinsi

17/09/2026
HUT ke-81 PMI, Ketua PMI Aceh: Kemanusiaan Bukan Sekadar Seremoni

HUT ke-81 PMI, Ketua PMI Aceh: Kemanusiaan Bukan Sekadar Seremoni

17/09/2026
Bawaslu Pidie Dorong Partisipasi Perempuan, Rauzatul Jannah Pecahkan Tradisi Kepemimpinan Gampong

Bawaslu Pidie Dorong Partisipasi Perempuan, Rauzatul Jannah Pecahkan Tradisi Kepemimpinan Gampong

17/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

PPTIM Desak Usut Kasus Penembakan Warga Aceh di Tol Tangerang-Merak

Untuk Mencapai Pelayanan Prima, Kasi Asuhan Keperawatan dan Kebidanan RSUD-TP Bekali Petugas Baru

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com