SINGKIL – Keberadaan spanduk yang bertuliskan agar Safrizal mundur dari posisi penjabat Gubernur Aceh kian menyebar luas di barat selatan Aceh. Sebelumnya, keberadaan spanduk tersebut hanya terlihat di sejumlah titik di Aceh Jaya.
Informasi yang diperoleh dari jejaring para wartawan di tiap daerah, spanduk yang meminta Safrizal mundur juga terlihat di jalan Utama Aceh Barat Daya, Aceh Selatan dan Singkil.
“Kemarin ada banyak di Abdya. Saat ini tinggal beberapa di jalan lintas Abdya ke Aceh Selatan,” ujar Safrizal, warga Abdya.
Diduga, munculnya spanduk ini akibat ketidakpuasan warga setelah Safrizal mencaplok sejumlah kewenangan di Pemerintah Aceh yang seharusnya dieksekusi oleh gubernur terpilih.
Salah satunya adalah seleksi kepala BPMA yang sedang berlangsung.
Postingan soal spanduk tersebut juga terlihat di sejumlah media sosial Instagram dan Tiktok.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah spanduk yang meminta Safrizal mundur dari posisi penjabat Gubernur Aceh muncul di lintas barat selatan Aceh, Senin 6 Januari 2025.
Pantauan wartawan, spanduk ini terlihat di sejumlah lokasi di Aceh Jaya. Spanduk-spanduk ini terlihat di seputaran simpang Calang dan jalan utama dari Banda Aceh menuju Aceh Jaya.
“Kami koalisi masyarakat Aceh Jaya meminta Safrizal ZA mundur. Aceh harus mandiri. Tidak boleh di Bawah ketiak Jakarta. Jangan ikut campur urusan BPMA.”
Begitu tulisan yang tercantum di spanduk-spanduk tersebut.
Keberadaan spanduk ini mendapat perhatian dari pengguna jalan di Aceh Jaya.
“Sepertinya persoalan BPMA menjadi pembahasan serius sehingga muncul spanduk seperti ini,” kata Muhammad Zais, warga Aceh Jaya.
“Ada sejumlah titik spanduk seperti ini saya lihat,” ujar Mustaqim, warga lainnya. []











