Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Atraksi Barongsai Dinilai Cerminan Toleransi Beragama di Banda Aceh

redaksi by redaksi
30/01/2025
in Nanggroe
0
Atraksi Barongsai Dinilai Cerminan Toleransi Beragama di Banda Aceh

Warga muslim menyaksikan atraksi barongsai di depan Vihara Buddha Sakyamuni dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, di Banda Aceh, Rabu (29/1/2025). (ANTARA/Nurul Hasanah)

Banda Aceh – Atraksi barongsai yang digelar dalam rangka menyambut tahun baru Imlek 2576 Kongzili di Banda Aceh menjadi salah satu bukti nyata adanya toleransi beragama di ibu kota provinsi Aceh kata warga setempat.

“Jadi kalau ada yang bilang Aceh itu tidak toleransi salah, buktinya kita tetap bisa nonton barongsai dan ini salah satu cerminan dari adanya toleransi,” kata salah seorang warga muslim Banda Aceh, Chika, di Banda Aceh, Rabu.

Dirinya menyampaikan, meskipun mayoritas penduduk di Banda Aceh beragama Islam, perayaan barongsai tetap diselenggarakan dan disambut antusias warga sekitar.

Menurutnya, hal ini telah menunjukkan bahwa Banda Aceh merupakan kota yang toleran dan tidak mendiskriminasikan umat agama manapun.

“Dengan adanya barongsai ini kita bisa melihat bahwa Kota Banda Aceh ini bisa menjadi kota yang benar-benar ada toleransi,” kata Chika.

Sementara itu, Pelatih Tim Barongsai, Harianto atau Chong Lie menjelaskan bahwa Imlek bukan perayaan yang berkaitan dengan agama tertentu, melainkan tradisi budaya masyarakat Tionghoa.

“Imlek identik dengan budaya Tionghoa, bukan agama. Oleh karena itu, seluruh warga Tionghoa di Banda Aceh dan Indonesia dapat merayakannya,” katanya.

Ia mengungkapkan, atraksi barongsai dalam perayaan Imlek 2025 digelar di 21 lokasi di Banda Aceh dan mendapat sambutan meriah dari warga muslim setempat.

Sejak pagi, ratusan orang memadati lokasi pertunjukan untuk menyaksikan atraksi tersebut.

“Dari pagi hingga sekarang, penonton terus berdatangan. Ini menjadi bukti bahwa Aceh adalah daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman,” ujarnya.

Keberagaman, lanjut Harianto, juga terlihat dari para pemain barongsai di Banda Aceh, dimana lebih dari separuhnya beragama Islam, sedangkan sisanya beragama Buddha, Kristen, dan Katolik.

“Barongsai kini sudah menjadi cabang olahraga. Di Banda Aceh, ada sekitar 35 atlet, dan lebih dari 65 persen diantaranya beragama Islam,” katanya.

Dirinya menambahkan, pertunjukan barongsai di Banda Aceh tahun ini mengusung konsep tradisional, berbeda dari dua tahun sebelumnya yang lebih menonjolkan atraksi di atas tonggak.

“Kami ingin menampilkan sisi lain dari barongsai, yang lebih dekat dengan alam, seperti adegan di dalam hutan dengan unsur kepiting dan laba-laba,” demikian Harianto.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pemkab Aceh Timur Koordinasi Terkait Penembakan Warganya di Malaysia

Next Post

Mualaf Tionghoa di Banda Aceh Ikut Rayakan Tahun Baru Imlek 2025

Next Post
Mualaf Tionghoa di Banda Aceh Ikut Rayakan Tahun Baru Imlek 2025

Mualaf Tionghoa di Banda Aceh Ikut Rayakan Tahun Baru Imlek 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Yahwa: Tak Hanya Catat Nikah, Perkuat Layanan Keagamaan

19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Yahwa: Tak Hanya Catat Nikah, Perkuat Layanan Keagamaan

03/09/2026
Ekspor Aceh Juli 2026 Capai USD84,04 Juta

Ekspor Aceh Juli 2026 Capai USD84,04 Juta

03/09/2026
Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 11,16 Persen pada Juli 2026

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 11,16 Persen pada Juli 2026

03/09/2026
Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 8 Hektare Lahan

Polda Aceh Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

03/09/2026
USK dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Nilam Aceh Berkelanjutan

USK dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Nilam Aceh Berkelanjutan

03/09/2026

Terpopuler

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

02/09/2026

Ohku, Dana Bencana Rp37,9 Miliar Mengendap: 96% Belum Terserap, Bupati Pijay Ancam Sanksi OPD

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Kepala SMKN Idi Lepas Tiga Siswa Prakerin ke Toyota Auto Medan

Atraksi Barongsai Dinilai Cerminan Toleransi Beragama di Banda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com