Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Opini

[Opini] Menggapai Keberkahan Alquran dalam Momentum Nuzulul Quran

redaksi by redaksi
16/03/2025
in Opini
0

Oleh Mu’arif Aulia. Penulis adalah dewan guru Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas.

Nuzulul Qur’an merupakan salah satu peristiwa besar dalam Islam dimana pada malam tersebut diturunkannya Al-Qur’an yang mulia kepada Nabi Muhammad SAW dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah. Walaupun masih terjadi perbedaan pendapat tentang tanggal pastinya Nuzulul Qur’an namun Lazimnya Peringatan ini dilakukan setiap malam ke-17 Ramadhan oleh sebagian besar umat muslim.

Dalam meyambut Keistimewaan malam Nuzul Al-Quran hendaknya kita isi dengan kegiatan yang bermanfaat, dan meningkatkan amal ibadah. Umat muslim di Indonesia biasanya memperingati Nuzulul Qur’an dengan memperbanyak berdoa, dzikir dan membaca Al-Quran.

Dalam tradisi masyarakat kita, umumnya setiap tanggal 17 Ramadan diadakan pengajian bertemakan Nuzulul Qur’an atau kegiatan tadarus Al-Qur’an di setiap masjid dan Meunasah mulai sejak setelah shalat tarawih hingga menjelang Subuh dan menjadikan malam tersebut sebagai momen yang paling baik untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Pernah di suatu ketika dikisahkan oleh sahabat bernama Huzaifah radhiallahu ‘anhu tentang pengalaman beliau shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di malam Ramadhan: “Pada suatu malam di bulan Ramadan , aku salat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam bilik yang terbuat dari pelepah kurma. Beliau memulai salatnya dengan membaca takbir, selanjutnya beliau membaca doa. Beliau mulai membaca surah Al-Baqarah, sayapun mengira bahwa beliau akan berhenti pada ayat ke-100, ternyata beliau terus membaca.

Sayapun kembali mengira beliau akan berhenti pada ayat ke-200, ternyata beliau terus membaca hingga akhir Al-Baqarah, dan terus menyambungnya dengan surah Ali Imran hingga akhir. Kemudian beliau menyambungnya lagi dengan surah An-Nisa’ hingga akhir surat. Setiap kali beliau melewati ayat yang mengandung ketakutan, beliau berhenti sejenak untuk berdoa memohon perlindungan. Sejak dari salat Isya pada awal malam hingga akhir malam, pada saat Bilal memberi tahu beliau bahwa waktu salat subuh telah tiba, beliau hanya salat 4 rakaat.” (Hadist Riwayat Ahmad, dan Al Hakim).

Pentingnya menjaga konsistensi dalam membaca Al-Qur’an bukan hanya selama Ramadhan tapi juga dalam setiap harinya dapat menjadikan hati menjadi tenang dalam menjalani aktivitas. Selain itu orang yang membaca Al-Qur’an akan menjadi salah satu dari golongan orang-orang yang dirindukan oleh surga. Sebagimana Sabda Nabi SAW: “surga itu merindukan 4 golongan manusia; orang yang membaca Al-Qur’an,orang yang menjaga lisan,orang yang berpuasa dan orang yang memberi makan orang lapar.”

Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita sebagai generasi penerus ajaran Nabi Muhammad melaksanakan dan mengamalkan seperti apa yang sudah dicontohkan Baginda nabi SAW dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an dan mempergunakan moment malam Nuzulul Qur’an sebagai tempat untuk kita memanjatkan doa-doa terbaik dan Semoga Allah menerima seluruh amalan kita selama bulan yang penuh keberkahan ini.

Previous Post

Pengadaan Mobil Dinas Baru Capai Rp. 5,45 Miliar, Mahasiswa: Dimana Hati Nurani Walikota Banda Aceh

Next Post

45 Napi Lapas Kutacane Aceh Sudah Kembali, Sisa 7 yang Masih Kabur

Next Post
Sejumlah Lapas di Aceh Harus Segera Ditangani karena Overkapasitas

45 Napi Lapas Kutacane Aceh Sudah Kembali, Sisa 7 yang Masih Kabur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Seni Aceh Tak Boleh Sekadar Tontonan, Joel Kande: Harus Jadi Suara Rakyat

Seni Aceh Tak Boleh Sekadar Tontonan, Joel Kande: Harus Jadi Suara Rakyat

15/09/2026
ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026
HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Desain Grafis, Maksimalkan Potensi Canva

HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Desain Grafis, Maksimalkan Potensi Canva

15/09/2026
Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

14/09/2026
RSUD Teungku Peukan Abdya Gelar Orientasi Petugas Baru, Tekankan Pelayanan Prima

RSUD Teungku Peukan Abdya Gelar Orientasi Petugas Baru, Tekankan Pelayanan Prima

14/09/2026

Terpopuler

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

13/09/2026

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

[Opini] Menggapai Keberkahan Alquran dalam Momentum Nuzulul Quran

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com