Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

MPU Sorot Keberadaan Lelaki Bercelana Pendek di Banda Aceh

redaksi by redaksi
25/03/2025
in Nanggroe
0
MPU Sorot Keberadaan Lelaki Bercelana Pendek di Banda Aceh

Celana Pendek di Bumi Syari’at: Ironi yang Kian Nyata

Banda Aceh – Fenomena maraknya kaum lelaki mengenakan celana pendek di Banda Aceh semakin mencerminkan paradoks antara narasi dan realitas syari’at Islam di Serambi Makkah. Sebagai kota yang menjadi barometer penerapan syari’at Islam di Indonesia, pemandangan ini menimbulkan pertanyaan mendasar: Apakah nilai-nilai syari’at mulai tergerus oleh tren?

Tgk. Rusli Daud, S.H.I., M.Ag., anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh, menyoroti fenomena ini sebagai bentuk pengabaian terhadap aturan yang telah lama ditetapkan.

“Regulasi tentang pakaian sesuai syari’at Islam di Aceh masih berlaku dan harus dihormati. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan masih banyak yang kurang peduli terhadap hal ini,” tegasnya di Kantor MPU Banda Aceh, Selasa, 25 April 2025.

Menurutnya, penerapan Islam secara kaffah tidak bisa terwujud tanpa keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, terutama di sektor fashion.

“Kita tidak bisa hanya berharap pada regulasi tanpa ada kesadaran dari individu dan kolektif masyarakat. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

MPU Kota Banda Aceh bersama Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sebagai bagian dari Muspida Plus telah berulang kali mengingatkan pentingnya berpakaian sesuai tuntunan syari’at. Namun, kesadaran kolektif masih menjadi tantangan.

“Masyarakat harus memahami bahwa menjaga diri dan keluarga dari pakaian yang tidak sesuai dengan nilai Islam, seperti celana pendek dan pakaian ketat, adalah bagian dari komitmen terhadap syari’at,” ujarnya.

Tak hanya individu, para pelaku usaha juga memiliki peran strategis. “Sebagai pebisnis yang beroperasi di tanah syari’at, seharusnya mereka tidak hanya mengejar keuntungan semata, tetapi juga mempertimbangkan aspek moral dan nilai-nilai Islam,” kata Tgk. Rusli. Keberadaan baliho yang menampilkan pria bercelana pendek di ruang publik, menurutnya, menjadi bukti bahwa masih ada pihak yang mengabaikan prinsip-prinsip syari’at dan kearifan lokal.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menegakkan norma-norma syari’at Islam. “Dukungan dari masyarakat, khususnya para pedagang dan pelaku usaha di Banda Aceh, sangat diperlukan agar kita bisa menjaga identitas kota ini sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam,” tegasnya.

Sebagai penutup, Tgk. Rusli Daud berharap agar masyarakat lebih sadar dan berperan aktif dalam menjaga syari’at Islam di Aceh. “Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita semua untuk tetap beristiqamah dalam menegakkan syari’at Islam secara kaffah di bumi Iskandar Muda,” pungkasnya.

Previous Post

Gempa Bumi Guncang Abdya Dengan Kekuatan 4,7 SR, BPBK Himbau Warga Tetap Waspada

Next Post

Pesanan Kue Lebaran di Aceh Meningkat Jelang Idul Fitri

Next Post
Pesanan Kue Lebaran di Aceh Meningkat Jelang Idul Fitri

Pesanan Kue Lebaran di Aceh Meningkat Jelang Idul Fitri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

02/06/2026
Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

02/06/2026
Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

01/06/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Fraksi PKS DPRK Dukung Wali Kota Tegakkan Syariat yang Terintegrasi dan Terpadu di Banda Aceh

01/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

01/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

MPU Sorot Keberadaan Lelaki Bercelana Pendek di Banda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com