Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Netanyahu Lagi-lagi Terjerat Skandal, Kini Qatargate

redaksi by redaksi
06/04/2025
in Internasional
0
Netanyahu Lagi-lagi Terjerat Skandal, Kini Qatargate

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kembali terjerat skandal setelah polisi menangkap dua orang rekan dekatnya pekan ini (REUTERS/Yair Sagi)

Jakarta – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kembali terjerat skandal setelah polisi menangkap dua orang rekan dekatnya pekan ini atas dugaan menerima uang dari Qatar untuk mempromosikan citra positif negara itu di Israel.

Kasus ini jadi sorotan warga Israel, sebab Qatar selama ini dianggap sebagai pelindung Hamas. Apalagi Qatar juga tak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Israel.

Namun, Qatar menjadi mediator utama Hamas dalam negosiasi gencatan senjata dengan Israel.

Dikutip dari The Times, penyelidikan Qatargate memperpanjang daftar skandal Netanyahu, karena ia juga masih harus menjalani sidang kasus korupsi.

Sejumlah pihak menuding Netanyahu dalam beberapa tahun terakhir terus berupaya untuk melemahkan lembaga negara di Israel, termasuk peradilan. Baru-baru ini, lawan politik Netanyahu juga menyoroti keputusannya memecat kepala badan keamanan dalam negeri Israel, yang juga sedang menyelidiki Qatargate.

Masih mengutip The Times, dua penasihat dekat Netanyahu –konsultan media lama Jonatan Urich dan mantan juru bicara Eli Feldstein– juga diduga menjalankan kampanye untuk meningkatkan citra Qatar di mata warga Israel.

Kampanye itu bersamaan saat Israel bernegosiasi dengan Hamas untuk gencatan senjata di Gaza. Pembayaran diduga disalurkan melalui pelobi Amerika.

Menurut dokumen pengadilan, pelobi Amerika dan Urich menjalin hubungan bisnis untuk mempromosikan Qatar secara positif dan menyebarkan pesan negatif tentang Mesir, negara lain yang menjadi mediator penting dalam negosiasi gencatan senjata Israel-Hamas.

Sementara, Feldstein diduga dibayar untuk menyampaikan pesan-pesan tersebut kepada para jurnalis.

Salah seorang jurnalis Israel yang diperiksa dalam kasus ini adalah pemimpin redaksi Jerusalem Post, Zvika Klein.

Menurut laporan media itu, Klein mengunjungi Qatar atas undangan pemerintahnya tahun lalu. Usai kunjungan itu, Klein menuliskan artikel berupa bantahan Qatar atas tudingan mereka mendukung Hamas.

Surat kabar itu mengatakan Klein, yang tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar, saat ini dilarang berbicara kepada para jurnalis.

Sementara, Netanyahu mengecam penyelidikan itu sebagai perburuan politik dan menuduh polisi menahan para penasihatnya sebagai sandera.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Zelensky Sebut AS Lemah Tanggapi Serangan Rudal Rusia

Next Post

6 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Ammani Sulsel, 3 Tewas

Next Post
6 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Ammani Sulsel, 3 Tewas

6 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Ammani Sulsel, 3 Tewas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

10/06/2026
30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com