BANDA ACEH – Forum Komunikasi Muda Pidie (Fokusgampi) Banda Aceh akan menggelar rapat persiapan Mubes. Selain itu, panitia juga membuka peluang para anak muda Pidie untuk memimpin Fokusgampi.
Setelah melakukan rapat persiapan untuk Musyawarah Besar (BUBES) di Banda Aceh, Rabu (27/5) sebagai langkah awal dalam menyongsong proses regenerasi kepemimpinan dan penguatan peran pemuda Pidie di Banda Aceh dan sekitarnya.
Dalam rapat tersebut, telah ditetapkan struktur Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) untuk menyukseskan Mubes yang akan digelar dalam waktu dekat.
Adapun Susunan panitia adalah sebagai berikut:
Panitia Pelaksana:
Ketua: Sutan Haikal Putra
Sekretaris: Musrina Putri
Bendahara: Zulkarnain
Panitia OC:
Ketua: Mohd Zaldi
Anggota: Ulul Azmi, Popon Tanjong, Andy Ramadhana
Fokusgampi juga secara resmi membuka pendaftaran bagi Pengurus yang memiliki visi, komitmen, dan kepedulian terhadap masa depan daerah untuk maju sebagai calon Ketua Umum Fokusgampi periode akan datang. Mubes akan menjadi forum tertinggi untuk memilih kepemimpinan baru.
“Kami mengajak generasi muda Pidie untuk berani mengambil peran penting. Mubes ini adalah panggung terbuka bagi siapa pun yang ingin membawa perubahan positif,” kata Ulul Azmi, ST, Sekretaris Jenderal Fokusgampi Banda Aceh.
Selain sebagai ajang regenerasi, Mubes juga diharapkan dapat menjadi wadah konsolidasi gagasan antar pemuda Pidie lintas generasi.
“Kami sangat berharap kegiatan Mubes ini terus mendapat dukungan dari berbagai stakeholder, baik dari kalangan tokoh masyarakat, mitra organisasi, maupun unsur pemerintah di Banda Aceh dan Pidie. Keterlibatan dan dukungan sangat penting untuk memastikan keberlangsungan gerakan pemuda yang konstruktif dan berdaya,” ujar Sutan Haikal Putra, Ketua Panitia Pelaksana Mubes Fokusgampi.
Informasi teknis terkait syarat dan mekanisme pendaftaran calon ketua akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat melalui kanal resmi Fokusgampi.
“Dengan semangat kolaborasi dan persaudaraan, Fokusgampi berharap Mubes ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran pemuda sebagai motor perubahan demi kemajuan Pidie dan Kota Banda Aceh di masa depan,” katanya.[Mul]










