Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

DKPP Periksa Pelanggaran Kode Etik Anggota Panwaslih Banda Aceh

redaksi by redaksi
18/07/2025
in Nanggroe
0
DKPP Periksa Pelanggaran Kode Etik Anggota Panwaslih Banda Aceh

Sidang DKPP dengan agenda pemeriksaan perkara dugaan pelanggaran kode etik ketua dan anggota Panwaslih Kota Banda Aceh di Banda Aceh, Kamis (17/7/2025). ANTARA/M Haris SA

Banda Aceh – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memeriksa perkara dugaan pelanggaran kode etik ketua dan anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Banda Aceh terkait penanganan kasus politik uang pada Pilkada Serentak 2024.

Pemeriksaan perkara tersebut berlangsung dalam sidang dengan majelis diketuai Muhammad Tio Aliansyah serta didampingi Iskandar A Gani dan Vendio Elaffdi di Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh di Banda Aceh, Kamis.

Pengadu dalam perkara tersebut yakni Yulindawati, warga Kota Banda Aceh. Sedangkan teradu yakni Ketua Panwaslih Kota Banda Aceh Indra Milwady serta Efendi, Hidayat, Idayani, dan Ummar, masing-masing sebagai anggota.

Yulindawati dalam sidang tersebut mengatakan dirinya mengadukan Ketua dan Anggota Panwaslih Kota Banda Aceh pada Pilkada Serentak 2024 atas dugaan pelanggaran kode etik sebagai penyelenggara pemilu.

“Pengaduan ini berawal dari tangkap tangan praktik politik uang yang dilakukan orang mengaku dari tim pasangan calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Banda Aceh nomor urut satu pada Pilkada Serentak 2024,” katanya.

Ia mengatakan tangkap tangan orang yang membagi-bagikan uang untuk memilih pasangan calon nomor urut 01 tersebut dilakukan di sebuah warung kopi di Gampong Geucu Inem, Kecamatan Bandaraya, Kota Banda Aceh, pada 26 November 2024.

Selanjutnya, kata dia, praktik politik uang tersebut dilaporkan kepada Panwaslih Kota Banda Aceh. Akan tetapi, laporan tersebut tidak dilanjuti lembaga pengawas pemilihan umum tersebut sebagaimana aturan perundang-undangan berlaku.

“Pelaku tertangkap tangan saat melakukan politik uang, tetapi tidak ditindaklanjuti. Karena itu, kami memohon majelis menindaklanjuti dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu tersebut,” kata Yulindawati.

Sementara itu, Hidayat, pihak teradu yang juga Anggota Panwaslih Kota Banda Aceh, mengatakan pihaknya tidak melanjutkan laporan politik uang tersebut karena ada tahapan yang terlewati.

“Tahapan yang terlewati tersebut yakni rapat pleno yang menetapkan perkara tersebut pelanggaran atau tidak. Karena tahapan ini tidak terlewati, maka prosesnya tidak bisa dilanjutkan,” katanya.

Sidang juga menghadirkan dua saksi, yakni T Iskandar dan Rahmatullah. Kedua saksi mengaku melihat kertas absensi penerima uang dan tumpukan uang di warung kopi tersebut.

“Saya dapat informasi ada bagi-bagi uang dari pasangan calon. Saya juga sempat menanyakan kepada dua wanita terkait politik uang tersebut. Dua wanita itu mengiyakan ada bagi-bagi uang,” kata T Iskandar.

Sumber: antara

Previous Post

Petugas Puskesmas di Banda Aceh Dilatih Bikin Konten Imunisasi di Medsos

Next Post

Mobil Satpol PP Aceh Jaya Datang, Dua Pelajar Melarikan Diri Ke Kebun Sawit

Next Post
Mobil Satpol PP Aceh Jaya Datang, Dua Pelajar Melarikan Diri Ke Kebun Sawit

Mobil Satpol PP Aceh Jaya Datang, Dua Pelajar Melarikan Diri Ke Kebun Sawit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

07/08/2026
569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

07/08/2026
“Hapus Pokir Bersifat Kuota, Kembalikan APBA dan APBK ke Jalur yang Benar”

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

07/08/2026
DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

07/08/2026
YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

07/08/2026

Terpopuler

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

06/08/2026

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

DKPP Periksa Pelanggaran Kode Etik Anggota Panwaslih Banda Aceh

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com