Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Cerita Pilu Anak Kelaparan di Gaza: Mau ke Surga, Ada Makanan di Sana

redaksi by redaksi
26/07/2025
in Internasional
0
Cerita Pilu Anak Kelaparan di Gaza: Mau ke Surga, Ada Makanan di Sana

Kelaparan makin parah di Gaza akibat kebengisan Israel yang tak juga membuka akses bantuan kemanusiaan di wilayah itu. (AFP/EYAD BABA)

Jakarta – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi kelaparan yang memburuk di Gaza. Ia mengatakan situasi di Gaza bukan sekadar krisis kemanusiaan, tetapi krisis moral yang mengguncang hati nurani dunia.

Dalam pernyataan terbarunya, Guterres mengungkap betapa parahnya kelaparan yang melanda wilayah itu. Ia menceritakan bahwa anak-anak di Gaza kini berbicara soal keinginan pergi ke surga, karena mereka percaya setidaknya “ada makanan di sana.”

“Anak-anak berbicara soal ingin ke surga karena, setidaknya, menurut mereka, di sana ada makanan,” kata Guterres seperti dilansir dari CNN.

“Kami mengadakan panggilan video dengan staf kemanusiaan kami yang kelaparan di depan mata kami sendiri. Ini bukan sekadar krisis kemanusiaan. Ini adalah krisis moral yang menantang hati nurani dunia,” katanya.

PBB melaporkan bahwa seluruh penduduk Gaza, sekitar 2,1 juta jiwa kini berada dalam kondisi rawan pangan. Mereka tak lagi memiliki akses yang pada makanan yang cukup, bergizi, dan aman.

Data dari Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan, 900.000 anak sedang kelaparan, sementara 70.000 lainnya sudah menunjukkan gejala malnutrisi.

Lebih dari 100 organisasi kemanusiaan internasional juga telah mengeluarkan peringatan bersama awal pekan ini. Mereka menyebut bahwa para relawan dan rekan kerja mereka mulai melemah akibat kekurangan makanan.

“Kami menyaksikan kolega dan mitra kami perlahan-lahan mulai kurus badannya,” tulis pernyataan itu.

Guterres menegaskan bahwa PBB akan terus bersuara dalam setiap kesempatan. Namun, ia mengakui bahwa kata-kata saja tidak akan cukup. “Kata-kata tidak mengenyangkan perut anak-anak yang kelaparan,” ujarnya.

Tenaga medis makan sekali dalam tiga hari

Situasi tragis ini juga dirasakan langsung oleh para tenaga kesehatan di lapangan. Aqsa Durrani, seorang dokter anak dan ahli epidemiologi dari Medecins Sans Frontieres (MSF), menyebut kondisi di Gaza sebagai “dunia distopia yang menjadi nyata.”

Durrani yang baru kembali ke Amerika Serikat setelah tiga bulan bertugas di Gaza mengatakan bahwa tenaga medis kini hanya makan satu kali setiap dua hingga tiga hari. Saat ia meninggalkan wilayah tersebut, mereka masih mengusahakan satu kali makan per hari.

“Saya pikir saat itu sudah yang terburuk. Ternyata sekarang mereka harus membuat satu porsi makanan bertahan dua sampai tiga hari,” ungkapnya kepada CNN.

Tenaga medis yang sedang kelaparan dan kelelahan tetap harus merawat pasien dalam kondisi kekurangan pasokan bantuan. Anak-anak, katanya, kini menangis bukan karena luka bakar tingkat tiga atau amputasi yang mereka alami, tapi karena kelaparan.

“Yang mereka tangisi adalah rasa lapar, bukan luka bakar mereka,” kata Durrani.

Ia menekankan bahwa kebutuhan akan makanan dalam skala besar adalah hal yang mendesak dan tak bisa ditunda.

Menurutnya, satu dari empat anak kecil dan ibu hamil yang datang ke klinik MSF kini mengalami malnutrisi. Sementara itu, bantuan makanan lewat udara seperti yang diusulkan Israel dinilainya tidak memadai. “Jumlah makanan yang dijatuhkan dari udara itu terlalu sedikit, berbahaya, dan tidak efektif,” tegasnya.

Blokade ketat yang diterapkan Israel telah menghambat masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Israel menyatakan akan mengizinkan bantuan dijatuhkan dari udara, namun PBB memperingatkan bahwa metode itu mahal dan berisiko tinggi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Prancis dan Kanada Akan Akui Negara Palestina di PBB

Next Post

Istana Pastikan Pembangunan IKN Sesuai Rencana: 3 Tahun Bisa Selesai

Next Post
Istana Pastikan Pembangunan IKN Sesuai Rencana: 3 Tahun Bisa Selesai

Istana Pastikan Pembangunan IKN Sesuai Rencana: 3 Tahun Bisa Selesai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

11/06/2026
Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

11/06/2026
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

11/06/2026
Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

11/06/2026
Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com