Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Rusia Nyatakan Tak Lagi Terikat Moratorium Rudal Jarak Pendek-Menengah

redaksi by redaksi
05/08/2025
in Internasional
0
Rusia Nyatakan Tak Lagi Terikat Moratorium Rudal Jarak Pendek-Menengah

Ilustrasi. Kemenlu Rusia dalam pernyataan pada awal pekan ini menegaskan tak lagi terikat moratorium penempatan rudal jarak pendek dan menengah yang diteken di era Soviet. (Istockphoto/Alexander C)

Jakarta – Rusia tidak lagi menganggap dirinya terikat moratorium penempatan rudal jarak pendek dan menengah. Demikian pernyataan Kemenlu Rusia pada Senin (4/8), seperti dikutip dari Reuters.

Sejak Amerika Serikat (AS) menarik diri dari traktat rudal tersebut pada 2019, Rusia sebelumnya menyatakan tak akan mengerahkan senjata semacam itu asal Washington tak melakukannya.

Namun, baru-baru ini Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan Moskow arus menanggapi apa yang disebutnya “tindakan destabilisasi” oleh AS dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di bidang strategis.

“Karena situasi berkembang menuju pengerahan rudal darat jarak menengah dan pendek buatan AS di Eropa dan kawasan Asia-Pasifik, Kementerian Luar Negeri Rusia mencatat bahwa persyaratan untuk mempertahankan moratorium sepihak atas pengerahan senjata serupa telah hilang,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Sementara itu, pada Senin kemarin, mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev menyalahkan negara-negara NATO atas pencabutan moratorium rudal nuklir jarak pendek dan menengah. Menurut Medvedev, Moskow akan mengambil langkah lebih lanjut sebagai tanggapan.

Medvedev, yang telah terlibat dalam adu argumen panas dengan Presiden AS Donald Trump di media sosial, menyampaikan komentarnya setelah Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan Moskow tidak lagi menganggap dirinya terikat oleh moratorium pengerahan rudal nuklir jarak pendek dan menengah.

“Pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia tentang pencabutan moratorium pengerahan rudal jarak menengah dan pendek merupakan hasil dari kebijakan anti-Rusia negara-negara NATO,” tulis Medvedev dalam bahasa Inggris di X.

“Ini adalah kenyataan baru yang harus dihadapi oleh semua lawan kita. Nantikan langkah-langkah selanjutnya,” imbuhnya.

Medvedev, yang kini menjabat sebagai wakil Kepala Dewan Keamanan Rusia, tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pernyataannya tersebut.

Sebelumnya, AS menarik diri dari perjanjian penempatan rudal nuklir jarak dekat dan menengah (Intermediate-Range Nuclear Forces/INF) pada 2019 silam dengan alasan ketidakpatuhan Rusia. Rusia kemudian menyatakan tidak akan mengerahkan senjata semacam itu asalkan Washington tidak melakukannya.

Perjanjian INF itu diteken pada 1987 silam oleh pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev dan Presiden AS Ronald Reagan. Perjanjian itu menghapuskan seluruh kelas senjata-rudal yang diluncurkan dari darat dengan jangkauan 500 hingga 5.500 kilometer.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Eropa Selatan dari Portugal-Spanyol Kondisi Siaga Hadapi Panas Ekstrem

Next Post

Mirwan Imbau ASN dan Warga Naikkan Bendera Merah Putih dalam Rangka HUT RI ke-80

Next Post
Mirwan Imbau ASN dan Warga Naikkan Bendera Merah Putih dalam Rangka HUT RI ke-80

Mirwan Imbau ASN dan Warga Naikkan Bendera Merah Putih dalam Rangka HUT RI ke-80

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

03/04/2026
Jalan Putus, Harga Sembako Naik, Warga Gayo Lues: Kami Seperti Dilupakan

Jalan Putus, Harga Sembako Naik, Warga Gayo Lues: Kami Seperti Dilupakan

03/04/2026
Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

03/04/2026
Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

03/04/2026
Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

823 Ribu Peserta JKA Dicoret, Nasrul Zaman: Jangan Pertaruhkan Nyawa Rakyat dengan Data Asumsi

03/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com