Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

AS Setop Beri Visa untuk Kunjungan Orang-orang dari Gaza

redaksi by redaksi
17/08/2025
in Internasional
0
AS Setop Beri Visa untuk Kunjungan Orang-orang dari Gaza

Ilustrasi. Suasana salah satu bandara di Amerika Serikat. (AFP/CHARLY TRIBALLEAU)

Jakarta – Amerika Serikat (AS) di bawah kepresidenan Donald Trump menyetop pemberian visa bagi orang-orang dari Gaza, Palestina.

Diketahui selama ini, AS telah menerbitkan lebih dari 3800 visa kepada warga dari Palestina.

Mengutip dari Reuters, Departemen Luar Negeri AS pada Sabtu (16/8) menyatakan menghentikan semua visa kunjungan bagi individu dari Gaza. Sementara itu, mereka juga akan melakukan peninjauan “lengkap dan menyeluruh”.

Departemen tersebut mengatakan “sejumlah kecil” visa medis-kemanusiaan sementara telah dikeluarkan dalam beberapa hari terakhir, tetapi tidak memberikan angka pastinya.

Langkah Deplu AS menghentikan visa kunjungan bagi orang-orang dari Gaza muncul setelah Laura Loomer, seorang aktivis sayap kanan dan sekutu Donald Trump, mengatakan di media sosial pada Jumat (15/8) lalu bahwa ‘pengungsi’ Palestina telah memasuki AS bulan ini.

Pernyataan Loomer itu memicu kemarahan di antara beberapa anggota Partai Republik.

Anggota DPR dari Partai Republik yang berasal dari Texas, Chip Roy mengatakan akan menyelidiki masalah ini. Anggota DPR Randy Fine dari Florida menggambarkannya sebagai ‘risiko keamanan nasional’.

Sementara itu, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengecam langkah Deplu AS tersebut. Mereka menyatakan itu adalah tanda terbaru dari “kekejaman yang disengaja” dari pemerintahan Trump.

Organisasi Dana Bantuan Anak-Anak Palestina (PAL) mengatakan keputusan untuk menghentikan visa akan menghalangi akses perawatan medis bagi anak-anak yang terluka dan sakit di Gaza.

“Kebijakan ini akan berdampak buruk dan tak terelakkan terhadap kemampuan kami untuk membawa anak-anak yang terluka dan sakit kritis dari Gaza ke Amerika Serikat guna mendapatkan perawatan medis yang menyelamatkan jiwa-sebuah misi yang telah menjadi ciri khas pekerjaan kami selama lebih dari 30 tahun,” demikian pernyataan mereka.

Sebelumnya, Deplu AS menyatakan telah menerbitkan lebih dari 3.800 visa kunjungan B1/B2 kepada pemegang dokumen perjalanan Otoritas Palestina sepanjang 2025 ini. Dokumen perjalanan itu memungkinkan warga negara asing untuk berobat di Amerika Serikat.

Angka tersebut mencakup 640 visa yang diterbitkan pada bulan Mei.

PA menerbitkan dokumen perjalanan tersebut kepada penduduk Tepi Barat yang diduduki Israel dan Jalur Gaza. Situs web departemen tersebut tidak mencantumkan rincian untuk kedua wilayah tersebut.

Gaza telah hancur akibat agresi militer Israel tiada henti sejak Oktober 2023 lalu. Serangan Israel terhadap Hamas di Gaza sejak saat itu telah menewaskan lebih dari 61.000 warga Palestina.

AS belum mengindikasikan akan menerima warga Palestina yang mengungsi akibat perang. Namun, beberapa sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Sudan Selatan dan Israel sedang membahas rencana untuk memukimkan kembali warga Palestina.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

[Opini] 20 Tahun Damai, Transformasi GAM: dari Kamoe Keu Awak Nyan

Next Post

Jadikan Zona Perang, Militer Israel Akan Mulai Relokasi Warga Gaza

Next Post
Jadikan Zona Perang, Militer Israel Akan Mulai Relokasi Warga Gaza

Jadikan Zona Perang, Militer Israel Akan Mulai Relokasi Warga Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

12/06/2026
‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

12/06/2026
Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh,  T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh, T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

12/06/2026
Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

12/06/2026
Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

12/06/2026

Terpopuler

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026

AS Setop Beri Visa untuk Kunjungan Orang-orang dari Gaza

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Urwatil Wusqa: Mahasiswi Berprestasi UIN Ar-Raniry dengan IPK 3,94 dan Lulus 3,5 Tahun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com