Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

WHO: Wabah Corona di Asia Masih Jauh dari Usai

Atjeh Watch by Atjeh Watch
31/03/2020
in Internasional
0

BEIJING – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, wabah virus corona baru Covid-19 belum akan usai di kawasan Asia dan Pasifik. Negara-negara Asia dan Pasifik diminta mempersiapkan diri menghadapi penularan masyarakat berskala besar.

“Biar saya perjelas, epidemi ini masih jauh dari selesai di Asia dan Pasifik. Ini akan menjadi pertempuran jangka panjang dan kita tidak bisa mengecewakan penjaga kita,” kata Direktur Regional Pasifik Barat WHO Takeshi Kasai, Selasa (31/3).

Menurut dia, dengan semua tindakan yang telah diambil, risiko penularan di kawasan Asia dan Pasifik tidak akan hilang selama pandemi berlanjut. “Kami membutuhkan setiap negara untuk terus mempersiapkan transmisi komunitas skala besar,” ucapnya.

Kasai mengatakan, negara-negara dengan sumber daya terbatas, seperti negara di Kepulauan Pasifik, menjadi prioritas. Pasalnya, mereka harus mengirim sampel ke negara lain untuk diagnosis. Pembatasan transportasi membuat hal itu makin sulit dilakukan.

Sementara itu, negara-negara yang telah melihat pengurangan kasus tidak boleh lengah. Kasai memperingatkan bahwa virus mungkin datang kembali.

Penasihat teknis WHO Matthew Griffith mengungkapkan, WHO tidak mengharapkan negara mana pun aman. Pasalnya, Covid-19 pada akhirnya akan menyebar ke mana-mana.

“Sementara negara-negara dan area-area di kawasan ini telah menunjukkan cara meratakan kurva, wabah terus bermunculan di tempat-tempat baru dan impor (kasus) tetap menjadi perhatian,” kata Griffith dalam sebuah pertemuan, mengutip kasus-kasus Covid-19 di Singapura dan Korea Selatan yang dibawa orang-orang dari luar negeri.

Menurut dia, pusat epidemi saat ini adalah Eropa. Namun, tak menutup kemungkinan pusat epdemi ini bergeser ke tempat atau kawasan lain.

Sejauh ini masih ada lebih dari 770.600 kasus Covid-19 di seluruh dunia. Korban meninggal akibat virus ini telah melampaui 36.800 jiwa. []

Sumber: Reuters/Republika

Tags: Corona Asia
Previous Post

Masa Pandemi COVID-19, Marcus Rashford Bantu Anak-Anak Kelaparan di Manchester

Next Post

Berjemur Jam 10 Pagi, Sudah Tepat atau Keliru?

Next Post

Berjemur Jam 10 Pagi, Sudah Tepat atau Keliru?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

04/08/2026
PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

04/08/2026
Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

04/08/2026
Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

04/08/2026
Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

04/08/2026

Terpopuler

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

WHO: Wabah Corona di Asia Masih Jauh dari Usai

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com