KUTACANE – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Aceh Tenggara menggelar aksi damai di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Tenggara, pada Kamis 4 September 2025.
Para mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait isu-isu nasional dan daerah menanggapi sikap serta pernyataan anggota DPR RI yang memicu berbagai aksi demo di daerah.
Koordinator aksi dalam orasinya menuntut sejumlah poin. Di antaranya meminta pemerintah membebaskan aktivis dan mahasiswa yang masih ditahan ketika menyuarakan kebenaran. Mereka juga menuntut DPR menyegerakan pengesahan RUU Perampasan Aset dan RUU Anti Korupsi.
Selain itu, demonstran juga meminta DPR membatalkan kenaikan tunjangan dan mengalihkan anggaran tersebut ke program yang bermanfaat.
Usai menggelar orasi dan menyampaikan beberapa poin tuntutannya, para mahasiswa dan anggota DPRK menggelar doa bersama atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online (Ojol) yang meninggal dalam aksi demonstrasi di Jakarta.










