Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Rombongan RI di GSF Mundur dari Misi Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

redaksi by redaksi
14/09/2025
in Internasional
0
Rombongan RI di GSF Mundur dari Misi Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Rombongan RI di Global Sumud Flotilla Mundur dari Misi Kapal Bantuan Kemanusian ke Gaza karena terkendala beberapa masalah teknis. Ilustrasi. ( AFP/JACK GUEZ).

Jakarta – Rombongan RI di Global Sumud Flotilla Mundur dari Misi Kapal Bantuan Kemanusian ke Gaza.
Rombongan aktivis Indonesia yang ikut bergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSP) memutuskan untuk mundur dari misi kapal bantuan kemanusiaan ke Gaza dan memilih kembali ke dalam negeri.

Hal ini disampaikan oleh Global Peace Convoy (GPC) Indonesia melalui pengumuman di Instagram resmi mereka pada Jumat (12/9) malam.

“Selama hampir dua pekan di Tunisia, peserta GPC Indonesia aktif mengikuti pelatihan, berkoordinasi lintas negara, serta menyiapkan berbagai hal untuk pelayaran. Namun, perjalanan besar ini menghadapi berbagai masalah yang sangat kompleks,” tulis GPC Indonesia dalam unggahannya.

Disebutkan, beberapa persoalan yang dihadapi seperti kendala teknis kapal yang belum layak berlayar jauh untuk sampai menembus blokade Gaza. Kemudian, cuaca ekstrim yang menyebabkan kerusakan pada kapal, termasuk armada GSF dari Spanyol yang singgah di Tunisia.

Kendala lainnya adalah jumlah kapal siap layar yang berkurang banyak, sementara peserta terus membludak. Sehingga Steering Committee Global Sumud Flotilla (SC GSF) memutuskan untuk mengurangi jumlah peserta, sesuai dengan ketersedian kapal.

Dengan kondisi ini, maka GPC Indonesia memutuskan untuk mundur dari misi kemanusiaan ini dan memberikan jatah kursi rombongannya kepada peserta internasional lainnya.

“Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk lebih menjamin kesuksesan misi Global Sumud Flotilla yang terus diperjuangkan bersama,” tulis GPC.

Kendati, GPC Indonesia menyatakan tetap memberikan dukungan nyata dalam mensukseskan misi kemanusiaan maritim terbesar dalam sejarah tersebut dengan mengirimkan 30 anak bangsa terbaik yang telah siap secara fisik.

Selain itu, GPC Indonesia juga memutuskan untuk menyumbangkan lima kapal untuk diikutsertakan dalam barisan armada Global Sumud Flotilla.

“Memberikan bantuan akomodasi bagi para peserta internasional selama di Tunisia,” kata mereka.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Mirwan MS: Jadikan Masukan dan Kritikan sebagai Obat untuk Kemajuan Aceh Selatan

Next Post

Eks Jenderal Militer Israel Akui Korban Perang Gaza 200 Ribu Orang

Next Post
Rombongan RI di GSF Mundur dari Misi Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Eks Jenderal Militer Israel Akui Korban Perang Gaza 200 Ribu Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Al-Farlaky Terima Penghargaan dari KIA

Bupati Al-Farlaky Terima Penghargaan dari KIA

11/06/2026
Ketua TP PKK Bantu Mesin Jahit kepada Siswi Kurang Mampu

Ketua TP PKK Bantu Mesin Jahit kepada Siswi Kurang Mampu

11/06/2026
‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026
Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

11/06/2026
Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com