BANDA ACEH – PEMA UNADA bantah telah keluar dari BEM Nusantara Aceh. Hal ini disampaikan Demisioner Presma UNADA dalam rilisnya, Senin 15 September 2025.
“Sehubungan dengan mencuatkan isu bahwasanya PEMA UNADA menyatakan keluar dari BEM Nusantara Aceh dengan ini saya selaku Demisioner presiden mahasiswa UNADA menyatakan informasi tersebut tidak jelas kebenarannya atau hoax,” kata Ismoka Subki.
Ismoka Subki selaku Sekretaris Daerah BEM Nusantara Aceh menerangkan memang saat ini terjadi beberapa persoalan di Ormawa internal kampus UNADA. Kendati demikian
“Persoalan ini sudah selesai didiskausikan di internal kami,” ujarDemosioner Presma UNADA tersebut.
Menurutnya, UNADA memiliki rekam sejarah yang panjang berada dalam Aliansi BEM Nusantara. Tercatat mulai dari tahun 2018 UNADA yang dulunya masih berstatus Sekolah Tinggi sudah bergabung dalam Aliansi BEM Nusantara.
Ismoka kerap disapa menerangkan bahwa sebelum saat ini dirinya sebagai Sekretaris Daerah BEMNusantara Aceh, UNADA pernah mencatatkan sejarah sebagai Koordinator Daerah yakni Sahabat Chaidir Furrazinur Alias Ocan pada periode 2020 hingga 2022.
“Dengan demikian dapat saya tegaskan bahwasanya isu miring tersebut tidaklah benar keberadaannya atau hoax dan sampai saat ini UNADA berada di BEM Nusantara Aceh,” ujar dia.










