Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dukung Gubernur Tata Pertambangan Rakyat, PT PEMA Siap Sinergi Dari Hulu ke Hilir

redaksi by redaksi
08/10/2025
in Nanggroe
0
Dukung Gubernur Tata Pertambangan Rakyat, PT PEMA Siap Sinergi Dari Hulu ke Hilir

BANDA ACEH – Direktur Pengembangan Bisnis PT Pembangunan Aceh (PEMA), Naufal Natsir Mahmud mendukung penuh visi Gubernur Aceh untuk menata ulang tata kelola tambang rakyat. Menurutnya, semua langkah harus diambil secara terukur dan sesuai aturan agar hasilnya optimal.

Ia mengatakan, PEMA tidak ingin terburu-buru sebelum peta kebijakan dan dasar hukum selesai disusun.

“Pada prinsipnya kami dari PEMA mengikuti visi Pak Gubernur dan pemerintah Aceh. Kita menunggu arah blueprint-nya seperti apa, juklak (petunjuk pelaksanaan, red) dan juknisnya (petunjuk teknis, red) seperti apa, sehingga tata kelola tambang rakyat ini bisa terjalankan dengan baik,” ujar Naufal dalam diskusi publik bertajuk “Mengurai Benang Kusut Tambang Ilegal, Uang Hitam, dan Solusinya” di Banda Aceh, Selasa (07/10/20265).

Naufal menegaskan bahwa PEMA akan bergerak dengan prinsip kehati-hatian. Sebagai entitas bisnis daerah, perusahaan hanya akan turun ketika arah kebijakan sudah jelas dan risiko bisa dikendalikan.

“Kami ini entitas bisnis yang prudent. Ketika sudah jelas baru kami turun,” lanjutnya.

Ia menilai, kehadiran PEMA dalam sektor tambang rakyat bukan semata urusan ekonomi, melainkan juga bagian dari upaya membangun kemandirian daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci agar manfaat tambang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kita menantikan satu ekosistem yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Nilai tambahnya harus tinggal di masyarakat Aceh agar roda ekonomi daerah terus bergerak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Naufal menyampaikan bahwa PEMA membuka diri untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, masyarakat, akademisi, hingga pemerhati lingkungan. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.

“Tambang ini bukan hanya untuk hari ini, tapi juga harus sustainable untuk anak cucu kita,” tegasnya.

Menurutnya, Aceh memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor tambang berbasis kerakyatan di Indonesia. Dengan tata kelola yang jelas dan rantai pasok yang tertib, ia yakin Aceh bisa menjadi contoh bagi daerah lain.

“Aceh harus tampil sebagai pelopor tambang yang berbasis kerakyatan, denga penerapan good mining practice dan hasil yang tercatat sebagai pendapatan daerah,” harapnya.

Turut hadir dalam diskusi tersebut, Anggota Komisi III DPR RI M. Nasir Djamil, Kepala Dinas ESDM Aceh Taufik dan Wadirkrimsus Polda Aceh AKBP Mahmud Hari Sandy Sinurat.

Previous Post

9 Staf PBB Diculik Milisi Houthi Yaman

Next Post

Imum Mukim Se – Aceh Besar Gelar Duek Pakat Raya ke 6

Next Post
Imum Mukim Se – Aceh Besar Gelar Duek Pakat Raya ke  6

Imum Mukim Se - Aceh Besar Gelar Duek Pakat Raya ke 6

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

09/09/2026
Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

09/09/2026
Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

09/09/2026
Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026
Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

08/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Dukung Gubernur Tata Pertambangan Rakyat, PT PEMA Siap Sinergi Dari Hulu ke Hilir

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com