Banda Aceh – Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh (UINAR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi berdaya saing global. Melalui kerja sama dengan Universiti Utara Malaysia (UUM), tiga mahasiswa UINAR resmi diberangkatkan untuk mengikuti Program Student Exchange, Transfer Kredit, dan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Internasional.
Ketiga mahasiswa yang lolos seleksi, yakni Muhammad Farid Noerza (Teknologi Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi), Marlinda Fitri (Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi), dan Muhammad Hafidh Habibillah (Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam), tidak hanya akan menempuh kegiatan akademik di kampus UUM, tetapi juga melaksanakan pengabdian masyarakat lintas negara.
Program ini tidak berhenti pada aspek pertukaran akademik semata. Para mahasiswa akan terlibat langsung dalam aktivitas sosial dan pengabdian masyarakat, yang diharapkan dapat mengasah kepekaan, memperluas jejaring, sekaligus melatih kepemimpinan di kancah internasional.
Wakil Rektor I UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Muhammad Yasir Yusuf, S.Ag., M.A., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis bagi mahasiswa untuk berkontribusi nyata.
“Kesempatan seperti ini merupakan sarana membangun jejaring global, memperkaya wawasan lintas budaya, serta meningkatkan kapasitas diri. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi duta UIN Ar-Raniry yang berprestasi, menjaga integritas, dan kembali dengan gagasan bermanfaat bagi kampus dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pusat Layanan Internasional, Prof. Dr. phil. Saiful Akmal, M.A., menilai program ini sebagai bagian penting dari proses internasionalisasi kampus.
“Melalui program ini, kami ingin menyiapkan lulusan yang berdaya saing global. UIN Ar-Raniry akan terus memperluas kolaborasi internasional agar mahasiswa memiliki kesempatan lebih luas untuk belajar, meneliti, dan mengabdi di berbagai negara,” ungkapnya.
Dengan demikian, para mahasiswa akan menjalani program yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, riset, dan pengabdian sejak September 2025 sd Februari 2026. Pengalaman ini diharapkan membentuk pribadi yang adaptif, inovatif serta membuka ruang bagi mahasiswa untuk produktif, memberi manfaat, dan membawa pulang inspirasi baru bagi masyarakat.










