Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Bendungan Kering, Teheran Terancam Kehabisan Air Minum dalam 2 Pekan

redaksi by redaksi
03/11/2025
in Internasional
0
Bendungan Kering, Teheran Terancam Kehabisan Air Minum dalam 2 Pekan

Sumber utama air minum bagi warga ibu kota Iran, Teheran, terancam habis dalam waktu dua minggu ke depan akibat kekeringan berkepanjangan yang melanda negara tersebut. (Foto: AFP/ATTA KENARE)

Jakarta – Sumber utama air minum bagi warga ibu kota Iran, Teheran, terancam habis dalam waktu dua minggu ke depan akibat kekeringan berkepanjangan yang melanda negara tersebut.

Direktur Perusahaan Air Teheran, Behzad Parsa, mengatakan Bendungan Amir Kabir, salah satu dari lima bendungan penyedia air minum bagi Teheran, saat ini hanya menampung kurang dari 10 persen air dari kapasitas totalnya.

“Bendungan Amir Kabir “hanya menyimpan 14 juta meter kubik air, atau delapan persen dari kapasitas totalnya,” ujar Parsa seperti dikutip kantor berita IRNA pada Minggu (2/11).

Parsa memperingatkan dengan jumlah tersebut, bendungan itu hanya mampu memasok kebutuhan air Teheran “selama dua minggu ke depan”.

Dikutip Al Jazeera, pernyataan ini muncul di tengah musim kekeringan terparah dalam beberapa dekade terakhir. Seorang pejabat setempat bulan lalu menyatakan bahwa curah hujan di Provinsi Teheran hampir tidak pernah serendah ini selama satu abad terakhir.

Kota metropolitan dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa itu terletak di kaki pegunungan Alborz di selatan, yang puncaknya mencapai 5.600 meter dan menjadi sumber utama sungai-sungai yang mengalir ke sejumlah waduk di kawasan tersebut.

Setahun lalu, Bendungan Amir Kabir masih menyimpan 86 juta meter kubik air, kata Parsa, namun kini wilayah Teheran mengalami penurunan curah hujan hingga 100 persen.

Parsa tidak menjelaskan kondisi empat waduk lainnya yang juga menyuplai air bagi Teheran.

Sementaara itu, menurut media Iran, warga Teheran mengonsumsi sekitar tiga juta meter kubik air per hari.

Sebagai langkah penghematan, pasokan air dilaporkan telah diputus di beberapa lingkungan dalam beberapa hari terakhir. Pemadaman air juga sering terjadi selama musim panas.

Pada Juli dan Agustus, pemerintah bahkan menetapkan dua hari libur nasional untuk menghemat air dan energi, seiring gelombang panas ekstrem yang membuat suhu di Teheran melampaui 40 derajat Celsius dan mencapai lebih dari 50 derajat Celsius di beberapa wilayah lain.

“Krisis air jauh lebih serius daripada yang dibicarakan saat ini,” ujar Presiden Iran Masoud Pezeshkian saat itu.

Kekurangan air menjadi masalah besar di seluruh Iran, terutama di provinsi-provinsi kering di bagian selatan. Para ahli menuding penyebab utamanya adalah salah urus sumber daya air, eksploitasi berlebihan terhadap air tanah, dan diperparah dengan perubahan iklim.

Negara tetangga Iran, Irak, juga mengalami tahun paling kekeringan sejak 1993, dengan debit Sungai Tigris dan Eufrat menurun hingga 27 persen.

Kekeringan parah ini terjadi akibat curah hujan yang rendah dan pembatasan air di wilayah hulu. Kondisi ini telah memicu krisis kemanusiaan parah di bagian selatan negara tersebut.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Sukses, Pergelaran Seni Budaya dan UMKM Expo Abdya Berakhir dengan Meriah

Next Post

Pesawat Airbus A400M Pertama Indonesia Tiba di Jakarta

Next Post
Pesawat Airbus A400M Pertama Indonesia Tiba di Jakarta

Pesawat Airbus A400M Pertama Indonesia Tiba di Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

10 Putra-Putri Tanjong Seulamat Raih Juara MTQ Kabupaten Aceh Besar 2026

10 Putra-Putri Tanjong Seulamat Raih Juara MTQ Kabupaten Aceh Besar 2026

01/11/2026
Perkuat Mutu Pendidikan, Guru dan Tendik SLBN Pijay Kunjungi SLBN Pembina Provinsi Aceh

Perkuat Mutu Pendidikan, Guru dan Tendik SLBN Pijay Kunjungi SLBN Pembina Provinsi Aceh

01/11/2026
Partai NasDem Bagikan Sarung dan Mukena untuk Santri di Aceh Besar

Partai NasDem Bagikan Sarung dan Mukena untuk Santri di Aceh Besar

01/11/2026
Green Policing di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdisdik Aceh Timur Apresiasi Kepedulian Kapolres

Green Policing di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdisdik Aceh Timur Apresiasi Kepedulian Kapolres

01/11/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 32

01/11/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

Aceh dan Jawa Diintai Hujan Lebat hingga Angin Kencang

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Azhari Cage: Dari Rimba Aceh Jadi ‘Singa’ Senayan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com