LHOKSEUMAWE – Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage SIP, menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Desa Ulee Nyeu, Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu malam 13 Desember.
Kegiatan yang berlangsung di bawah kondisi penerangan yang terbatas ini dihadiri puluhan tokoh dari Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini juga dihadiri para korban banjir dari area pengungsian terdekat.
Azhari Cage, dalam sambutannya berharap para korban banjir tetap optimis untuk menata kembali kehidupan pasca bencana.
“Kita telah melalui berbagai tragedi, tetapi ternyata kita mampu melaluinya bersama. Konflik yang berkepanjangan serta kemudian tsunami juga sudah. Kita bisa bangkit,” ujar Azhari Cage.
Demikian juga, kata Azhari Cage, dengan musibah banjir bandang yang melanda Aceh pada akhir November 2025 lalu.
“Insya Allah kita juga mampu melewati fase sulit ini. Kita tidak sendiri. Ada saudara saudara kita dari daerah lain yang akan membantu kita bangkit.”
“Inilah peran bangsa dan bernegara,” ujar Azhari Cage.
Kata dia, masyarakat Aceh tak boleh kembali ke jurang konflik serta harus memberikan kepercayaan pada negara.
“Di sinilah kita perlu memperkuat 4 pilar kebangsaan. Sehingga keutuhan bangsa dan negara ini tetap terjaga,” ujar Azhari Cage.
Katanya, 4 pilar kebangsaan Indonesia adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Bhinneka Tunggal Ika. Ke 4 ini berfungsi sebagai landasan utama dan tiang penyangga kokoh bagi kehidupan berbangsa dan bernegara agar tercipta ketertiban, kebersamaan, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, serta menjadi pedoman dalam menghadapi tantangan.
Selain sosialisasi 4 pilar kebangsaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama untuk para korban banjir di Aceh serta tausiah dari para pemuka agama.
Acara juga diisi dengan tanya jawab, termasuk keberadaan pemerintah dalam penanganan pasca banjir di Aceh.










