Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

PCNU Lhokseumawe Selesaikan Pemasangan Pompa Air di Lokasi Pengungsian Banjir

redaksi by redaksi
02/01/2026
in Lintas Timur
0
Layanan Air Bersih Pascabanjir di Aceh Diklaim Hampir Sepenuhnya Pulih

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) berdampak signifikan terhadap layanan penyediaan air bersih. Foto/Istimewa

LHOKSEUMAWE – PCNU Kota Lhokseumawe telah merampungkan pemasangan mesin air beserta jaringan pipa dan kran untuk kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian sekaligus tempat pengajian di Dusun Cot Bak U Sibak, Desa Beuluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, telah selesai dilaksanakan.

“Alhamdulillah, kegiatan ini merupakan inisiatif PCNU Kota Lhokseumawe sebagai bagian dari khidmah Nahdlatul Ulama dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan akses air bersih, ” ujar Ketua PCNU Kota Lhokseumawe, Tgk Muhammad Rizwan, Kamis (1/1/2026).​​

Tgk Muhammad Rizwan menyebutkan pemasangan fasilitas air tersebut dilaksanakan sesuai arahan Abu Sibreh Tgk. H Faisal Ali, Ketua PWNU Aceh sekaligus Ketua MPU Aceh. Arahan tersebut menekankan pentingnya peran NU dalam menghadirkan solusi nyata atas persoalan umat, khususnya dalam kondisi darurat dan kemanusiaan.

Sosok yang akrab disapa Gus Muhammad Rizwan itu mengatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditunda, terlebih di lokasi pengungsian yang juga digunakan sebagai pusat kegiatan ibadah dan pengajian.

“Air bersih merupakankebutuhan pokok masyarakat, baik untuk kehidupan sehari-hari maupun untuk keperluan ibadah. Karena itu, PCNU Lhokseumawe berupaya hadir memberikan solusi yang paling dibutuhkan warga, sesuai dengan arahan Ketua PWNU Aceh,” ujarnya.

Alumnus MUDI Samalanga itu menjelaskan, sebelumnya masyarakat di Dusun Cot Bak U Sibak mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama untuk keperluan wudhu, memasak, dan menjaga kebersihan lingkungan. Dengan terpasangnya mesin air, pipa, dan kran, diharapkan aktivitas warga pengungsian dapat berjalan lebih layak dan sehat.

Menurut Tgk. Rizwan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata bahwa Nahdlatul Ulama tidak hanya bergerak dalam bidang dakwah dan pendidikan, tetapi juga aktif dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan. Hal ini sejalan dengan karakter NU sebagai jam’iyah diniyah ijtima’iyah yang selalu hadir di tengah umat.

“Khidmah NU itu bukan hanya di mimbar dan majelis taklim, tetapi juga hadir langsung menjawab kebutuhan riil masyarakat. Kami berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama,” tambahnya.

Gus Rizwan menambahkan dengan keberhasilan pemasangan mesin air ini tidak terlepas dari dukungan para donatur dan relawan. PCNU Lhokseumawe menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik melalui dukungan materi maupun tenaga di lapangan.

“Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada relawan Nahdliyin NU Kota Lhokseumawe, Tgk Ahmad Subhan dan Abi Tgk Irfan Jalaluddin, yang telah meluangkan waktu untuk terjun langsung menjadi relawan dalam proses pemasangan mesin air, pipa, dan kran. Kami sangat mengapresiasi para relawan dan donatur. Semoga semua bantuan dan pengorbanan ini dicatat sebagai amal jariyah oleh Allah Swt,” tuturnya.

Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran fasilitas air bersih tersebut. Mereka berharap, keberadaan mesin air ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi warga pengungsian, tetapi juga untuk mendukung kelangsungan kegiatan pengajian dan aktivitas keagamaan di dusun tersebut.

Melalui kegiatan ini, PCNU Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus menguatkan peran sosial NU dan memperluas manfaat keberadaan jam’iyah di tengah masyarakat Aceh.

 

Previous Post

BMH Salurkan Alquran dan Logistik untuk Warga Simpang Kiri Aceh Tamiang

Next Post

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Dipastikan Tepat Waktu

Next Post
Kapolda Dampingi Prabowo Tinjau Huntara di Aceh Tamiang

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Dipastikan Tepat Waktu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

05/08/2026
Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

05/08/2026
Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

05/08/2026
Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

05/08/2026
Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

05/08/2026

Terpopuler

Layanan Air Bersih Pascabanjir di Aceh Diklaim Hampir Sepenuhnya Pulih

PCNU Lhokseumawe Selesaikan Pemasangan Pompa Air di Lokasi Pengungsian Banjir

02/01/2026

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com