Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Akses Aceh Timur-Gayo Lues Terputus Akibat Banjir Hampir Pulih

redaksi by redaksi
13/01/2026
in Lintas Timur
0
Akses Aceh Timur-Gayo Lues Terputus Akibat Banjir Hampir Pulih

Sepeda motor melewati jembatan darurat yang dibangun untuk kembali menghubungkan akses jalur Aceh Timur-Gayo Lues, di Gampong Lokop, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Sabtu (10/1/2026). ANTARA/HO-BNBP

IDI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur menyatakan akses jalan menghubungkan kabupaten itu ke Kabupaten Gayo Lues melalui Peureulak-Lokop hampir pulih setelah terputus akibat banjir bandang.

Kepala BPBD Kabupaten Aceh Timur Syahrizal Fauzi di Aceh Timur, Senin, mengatakan pemulihan kembali jalur tersebut merupakan bagian dari respons cepat pemerintah pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda kawasan Lokop sejak akhir 2025.

“Akses jalan tersebut sempat diterjang dua kali banjir bandang. Lintasan tersebut merupakan penghubung vital antarwilayah di Provinsi Aceh dan kini kondisinya hampir pulih,” katanya.

Ia menyebutkan penanganan darurat terus dikebut karena jalur tersebut, tidak hanya strategis bagi masyarakat Aceh Timur dan Gayo Lues, tetapi juga bagi konektivitas wilayah pedalaman Aceh.

Penanganan infrastruktur jalan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Aceh secara bertahap, dimulai dari Kilometer 36 hingga Kilometer 103.

Sementara itu, batas administratif Kabupaten Gayo Lues berada di kilometer 110, menyisakan sekitar 6,4 kilometer yang masih dalam proses penanganan, kata Syahrizal Fauzi.

“Targetnya, dalam waktu sekitar satu pekan, ke depan jalur ini sudah dapat berfungsi. Alat berat dan personel lapangan terus bekerja maksimal setiap hari,” kata Syahrizal Fauzi.

Selain dari arah Kabupaten Aceh Timur, pemilihan akses juga dilakukan secara paralel dari sisi Kabupaten Gayo Lues. Kilometer 110 ditetapkan sebagai titik pertemuan pekerjaan, sehingga penyambungan jalur dapat dilakukan secara simultan dari dua arah.

Syahrizal Fauzi menjelaskan jalur Peureulak-Lokop sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025.

Penanganan darurat sempat dilakukan selama sekitar 30 hari melalui pembersihan material longsoran, normalisasi badan jalan, serta pembangunan jalur darurat.

Namun, bencana kembali terjadi pada Senin (5/1) di kilometer 83, tepatnya di Gampong Lokop. Banjir bandang merusak jalur darurat yang telah dibangun dan kembali memutus akses transportasi serta distribusi logistik masyarakat.

“Meski sempat terputus lagi, penanganan lanjutan berhasil dilakukan dengan cepat. Dalam waktu kurang lebih lima hari, jalur darurat kembali dapat difungsikan,” katanya.

Syahrizal Fauzi mengatakan uji fungsi jalur dilakukan pada Sabtu (10/1). Hasilnya, dapat dilalui kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan berat jenis truk.

Berfungsinya kembali jalur Lokop menjadi bagian penting dari fase transisi darurat menuju pemulihan. Pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi terus mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Meski masih bersifat darurat, jalur tersebut dinilai cukup mendukung mobilitas penduduk dan distribusi logistik. Ke depan, jalur ini akan ditangani secara permanen karena merupakan urat nadi penghubung kawasan strategis Aceh,” kata Syahrizal Fauzi.

Sumber: antara

Previous Post

Bupati Aceh Barat Pimpin Apel di RSUD Cut Nyak Dhien, Serahkan SK Plt Direktur Baru

Next Post

Saat Pemimpin Diuji, Doa Warga Kota Bahagia Mengalir Untuk Haji Mirwan

Next Post
Saat Pemimpin Diuji, Doa Warga Kota Bahagia Mengalir Untuk Haji Mirwan

Saat Pemimpin Diuji, Doa Warga Kota Bahagia Mengalir Untuk Haji Mirwan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ardhiyanto Ujung: Aceh Singkil dan Subulussalam Sudah Layak Jadi Satu Dapil DPRA

DPRK Subulussalam Minta Pemko Tindaklanjuti Surat DPMG Aceh soal Calon Kepala Kampong Bawan

12/09/2026
Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

12/09/2026
Penyaluran Jadup Korban Banjir Tahap Pertama Gelombang Satu di Aceh Timur Capai 99 Persen

Penyaluran Jadup Korban Banjir Tahap Pertama Gelombang Satu di Aceh Timur Capai 99 Persen

12/09/2026
Dinkes Banda Aceh Dampingi Penerapan LLTT di Gampong Jeulingke

Dinkes Banda Aceh Dampingi Penerapan LLTT di Gampong Jeulingke

12/09/2026
KUA di Aceh Besar Diserahterimakan, Layanan bukan Hanya Soal Asmara

KUA di Aceh Besar Diserahterimakan, Layanan bukan Hanya Soal Asmara

12/09/2026

Terpopuler

Akses Aceh Timur-Gayo Lues Terputus Akibat Banjir Hampir Pulih

Akses Aceh Timur-Gayo Lues Terputus Akibat Banjir Hampir Pulih

13/01/2026

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

DPMP4 Abdya Luncurkan Program Gerakan Orang Tua Asuh Untuk Sejumlah Yatim Piatu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com