Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

USK Integrasikan Pendekatan One Health untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Aceh

redaksi by redaksi
05/02/2026
in Kampus
0
USK Integrasikan Pendekatan One Health untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Aceh

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) berupaya mengintegrasikan pendekatan One Health dalam pemulihan sosial, pangan, dan kesehatan masyarakat rentan pascabencana banjir di Aceh, melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini dibuka oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan di Hotel Kyriad Muraya. (Banda Aceh, 3 Februari 2026).

FGD ini dihadiri oleh 60 peserta yang berasal dari berbagai instansi, di antaranya Dinas Peternakan Aceh, Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh, Kementerian Pertanian, beberapa perguruan tinggi di Aceh, serta para praktisi. Adapun narasumber kegiatan ini adalah Prof. Dr. Drh. Srihadi Agungpriyono, Ph.D., PAVet(K) dari IPB University dan Prof. Dr. Dr. M. Yani, M.Kes., PKK., Sp.KKLP dari USK.

Rektor menyampaikan bahwa peran universitas sangatlah penting, khususnya dalam upaya pemulihan pascabencana seperti banjir di Aceh. Perguruan tinggi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap proses pemulihan tersebut.

Ukuran dampak ini selaras dengan target pembangunan berkelanjutan yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam konteks ini, Rektor menegaskan bahwa program One Health menjadi salah satu pendekatan strategis yang relevan. One Health dipahami sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, kesehatan lingkungan, dan kesehatan masyarakat.

Manfaat pendekatan One Health sangat terasa, terutama saat pandemi COVID-19. Pandemi tersebut menunjukkan bagaimana penyakit dapat berpindah dari hewan ke manusia, dipengaruhi oleh faktor lingkungan, serta berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, sosial, hingga ekonomi.

“Kompleksitas persoalan tersebut menegaskan bahwa solusi tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus melalui kolaborasi lintas disiplin dan lintas institusi,” ujar Rektor.

Rektor mengungkapkan, USK telah memiliki One Health Collaboration Center (OHCC) sejak tahun 2018. Inisiatif ini berawal dari Fakultas Kedokteran Hewan dan kemudian berkembang menjadi pendekatan pembelajaran kolaboratif dengan melibatkan berbagai disiplin ilmu, seperti kedokteran, biologi, dan keperawatan.

“Melalui model pembelajaran ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman lintas sektor dan mampu berkolaborasi dalam kerangka One Health setelah mereka lulus,” tambahnya.

Ketua Tim Equity USK, Prof. Muslim Akmal, menjelaskan bahwa FGD ini berfokus pada tiga target SDGs, yaitu tanpa kemiskinan (SDG 1), tanpa kelaparan (SDG 2), serta kesehatan dan kesejahteraan (SDG 3).

Menurutnya, pendekatan One Health hadir sebagai kerangka strategis yang memandang kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Pascabencana banjir, interaksi ketiga aspek ini menjadi semakin nyata. Lingkungan yang tercemar dapat memicu penyakit, ternak yang sakit memengaruhi ketahanan pangan, dan pada akhirnya kesehatan masyarakat pun terancam. Oleh karena itu, proses pemulihan tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus terintegrasi.

“Karena itulah, kami berharap kehadiran para peserta FGD ini dapat menghasilkan aksi nyata untuk membantu pemulihan pascabencana banjir di Aceh sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Equity USK Tahun 2025–2026 yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). USK menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan LPDP dan Kemdiktisaintek sehingga program pengabdian kepada masyarakat berbasis pendekatan One Health ini dapat terselenggara dengan baik.

Previous Post

Ekonom UI Ungkap Penyebab Aceh hingga Sumatra Barat Alami Deflasi Usai Bencana

Next Post

Aceh Timur Kejar Percepatan Pembangunan Huntara

Next Post
124 Unit Huntara Selesai Dibangun di Aceh Timur

Aceh Timur Kejar Percepatan Pembangunan Huntara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

05/08/2026
Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

05/08/2026
Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

05/08/2026
Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

05/08/2026
Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

05/08/2026

Terpopuler

USK Integrasikan Pendekatan One Health untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Aceh

USK Integrasikan Pendekatan One Health untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Aceh

05/02/2026

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com