BANDA ACEH— Keuchik Terpilih Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh, Musrifun, yang akrab disapa Papa, resmi dilantik oleh Wali Kota Banda Aceh dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Lantai IV Kantor Wali Kota Banda Aceh, Sabtu (7/2/2026).
Pelantikan tersebut dilaksanakan secara serentak terhadap 30 keuchik terpilih dari 9 kecamatan di wilayah Kota Banda Aceh, serta dihadiri oleh unsur Muspida Plus, pejabat Pemerintah Kota Banda Aceh, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para tamu undangan.
Dalam sambutannya usai pelantikan, Musrifun atau akrab disapa Papa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gampong Jawa atas kepercayaan dan amanah yang telah diberikan kepadanya untuk memimpin gampong selama masa jabatan ke depan.
“Pelantikan ini bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk melayani seluruh masyarakat Gampong Jawa tanpa terkecuali. Amanah ini akan kami jaga dengan kerja nyata, kejujuran, dan kebersamaan,” ujar Musrifun.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan gampong yang terbuka, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan rakyat, dengan mengedepankan nilai-nilai adat, syariat Islam, dan kearifan lokal Aceh.
Menurut Musrifun, keberhasilan pembangunan gampong tidak dapat dicapai secara individual, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur gampong, Tuha Peut, pemuda, perempuan, serta tokoh agama dan adat.
“Mari kita tinggalkan perbedaan yang terjadi pada masa pemilihan. Saatnya kita bersatu, bergandengan tangan, dan bergerak bersama untuk menjadikan Gampong Jawa sebagai gampong yang aman, religius, bersih, dan sejahtera,” tambahnya.
Sebagai bentuk rasa syukur atas pelantikan tersebut, pada Sabtu malam, Pemerintah Gampong bersama masyarakat akan menggelar acara adat Peusijuk dan Persunting secara sederhana di Kantor Desa dan Balai Desa Gampong Jawa, yang diharapkan menjadi momentum doa bersama demi kelancaran amanah kepemimpinan keuchik terpilih.
Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan Gampong Jawa, dengan harapan besar masyarakat agar pemerintahan gampong ke depan mampu menghadirkan pelayanan yang adil, pembangunan yang merata, serta kesejahteraan yang berkelanjutan.[]










