Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Warga Barat Selatan Aceh Diminta Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi

redaksi by redaksi
20/02/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Warga Barat Selatan Aceh Diminta Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi

Arsip - Pengguna jalan melintasi genangan air di ruas Jalan Nasional Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat. BMKG mengimbau masyarakat di wilayah pantai barat selatan Aceh agar mewaspadai potensi bencana hidrometeoroligi hingga Minggu (22/2/2026) mendatang akibat aktifnya Madden Julian Oscillation atau MJO di wilayah Provinsi Aceh, Jumat (20/2/2026). (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

MEULABOH – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah barat selatan Provinsi Aceh mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi selama dua hari ke depan karena menyebabkan hujan lebat disertai angin kencang.

“Karena adanya dinamika atmosfer, mempengaruhi kondisi cuaca di barat selatan Aceh, yaitu aktifnya Madden Julian Oscillation atau MJO di wilayah Provinsi Aceh,” kata Prakirawan Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya Rijal Sains Fikri di Aceh Barat, Jumat.

Seperti diketahui, Madden Julian Oscillation atau (MJO) adalah fenomena gelombang atmosfer tropis yang bergerak ke timur sepanjang garis ekuator, melintasi Samudera Hindia hingga Pasifik dalam siklus 30-60 hari.

MJO membawa fase basah (peningkatan hujan) dan kering, secara signifikan memengaruhi cuaca di Indonesia, khususnya saat melewati benua maritim (fase 3-5). Saat MJO fase aktif (basah) melintas, terjadi peningkatan drastis curah hujan dan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Rijal Sains Fikri mengatakan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di wilayah ini selama dua hari ke depan, juga disebabkan adanya konvergensi (penumpukan massa udara) di barat selatan Aceh yang menyebabkan masa udara awan konvektif banyak di wilayah Provinsi Aceh.

Akibat fenomena tersebut, juga menyebabkan adanya potensi angin kencang pada sore hingga malam hari yang di sertai hujan.

Ia menyebutkan, potensi hujan dan angin kencang diprakirakan masih berpotensi terjadi di wilayah barat selatan Aceh hingga Sabtu atau Minggu (21-22/2) mendatang.

BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat di sertai angin kencang, karena bencana ini dapat menyebabkan pohon tumbang, dan potensi bencana tanah longsor bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana.

“Sedangkan untuk prakiraan tinggi gelombang di wilayah barat selatan Aceh, sepanjang Jumat masih normal dengan ketinggian berkisar santara satu hingga dua meter,” kata Rijal Sains Fikri.

Sumber: antara

Previous Post

98 Persen UMKM di Aceh Tamiang Mulai Aktif Usai Bencana

Next Post

Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG, Kemenag: Penyalurannya Sesuai Syariat untuk Delapan Asnaf

Next Post
Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG, Kemenag: Penyalurannya Sesuai Syariat untuk Delapan Asnaf

Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG, Kemenag: Penyalurannya Sesuai Syariat untuk Delapan Asnaf

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

04/08/2026
PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

04/08/2026
Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

04/08/2026
Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

04/08/2026
Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

04/08/2026

Terpopuler

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Warga Barat Selatan Aceh Diminta Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com