Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Pembangunan 1.503 Unit Huntara di Aceh Timur Rampung 100 Persen

redaksi by redaksi
28/02/2026
in Lintas Timur
0
Pembangunan 1.503 Unit Huntara di Aceh Timur Rampung 100 Persen

Bupati Aceh Timur Iskandar usman Al-Farlaku menyerahkan kunci usai peresmian huntara untuk korban banjir di Peunaron, Aceh Timur, Jumat (13/2/2026). ANTARA/HO-Pemkab Aceh Timur

IDI – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyebutkan pembangunan sebanyak 1.503 unit hunian sementara (huntara) bagi korban bencana hidrometeorologi di daerah itu rampung 100 persen.

“Pembangunan huntara di Kabupaten Aceh Timur menunjukkan progres signifikan. Dari lebih 3.000 unit huntara yang dibangun, sebanyak 1503 unit di antaranya sudah rampung 100 persen dan siap ditempati masyarakat terdampak,” kata Iskandar Usman Al-Farlaky di Aceh Timur.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama pemerintah pusat serta dukungan berbagai pihak terus mempercepat penyelesaian pembangunan huntara.

Menurut dia, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi pembangunan huntara. Koordinasi dilakukan sejak masa tanggap darurat hingga memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan semua pihak agar warga terdampak bencana segera mendapatkan tempat tinggal yang layak,” kata Bupati Aceh Timur.

Iskandar Usman Al-Farlaky menjelaskan Kabupaten Aceh Timur memiliki kekhususan dalam pembangunan huntara dibandingkan daerah lain. Mayoritas huntara dibangun secara insitu, yakni di atas tanah milik warga, bukan dalam satu kawasan komunal terpusat.

“Model insitu ini lebih kompleks dibanding pembangunan komunal. Setiap lokasi memiliki kondisi lahan yang berbeda, akses material yang berbeda, dan perlu penyesuaian teknis di lapangan. Namun alhamdulillah progresnya tetap berjalan cepat,” katanya.

Pendekatan insitu dipilih, kata dia, agar masyarakat tidak perlu direlokasi jauh dari lingkungan asalnya. Dengan tetap berada di lahan sendiri, warga bisa mempertahankan kedekatan sosial, akses mata pencaharian, serta kenyamanan psikologis pascabencana.

Meski lebih rumit dari sisi teknis dan pengawasan, pembangunan huntara tetap menunjukkan capaian menggembirakan berkat dukungan vendor lokal yang diberdayakan dalam proses konstruksi.

“Keterlibatan penyedia jasa dan tenaga kerja lokal dinilai mempercepat pekerjaan sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat,” kata Iskandar Usman Al-Farlaky.

Ia menegaskan pemerintah daerah terus memantau pembangunan huntara agar kualitas bangunan tetap terjaga dan tepat sasaran. Huntara diharapkan benar-benar menjadi tempat tinggal sementara yang aman dan layak hingga proses pembangunan hunian tetap dapat direalisasikan.

“Target kami bukan hanya cepat selesai, tetapi juga kualitas huntara sesuai dengan yang direncanakan. Semoga pembangunan huntara selesai sesuai jadwal, sehingga masyarakat bisa kembali menata kehidupan mereka secara bertahap,” kata Iskandar Usman Al-Farlaky.

Sumber: antara

Previous Post

Illiza Serahkan Tiga Rumah Layak Huni

Next Post

Nora Idah Nita Panaskan Mesin Partai, Demokrat Siap Rebut 2029

Next Post
Nora Idah Nita Panaskan Mesin Partai, Demokrat Siap Rebut 2029

Nora Idah Nita Panaskan Mesin Partai, Demokrat Siap Rebut 2029

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Infrastruktur Bisa Mengubah Wajah Pidie Jaya, SDM Menentukan Arah Masa Depan

Infrastruktur Bisa Mengubah Wajah Pidie Jaya, SDM Menentukan Arah Masa Depan

18/09/2026
Paguyuban Masyarakat Gayo di Banda Aceh Akan Gelar Didong Jalu Semalam Suntuk

Paguyuban Masyarakat Gayo di Banda Aceh Akan Gelar Didong Jalu Semalam Suntuk

18/09/2026
Direktur Utama PT PEMA Ajak Investor Perkuat Kolaborasi Sektor Perikanan di Aceh

Direktur Utama PT PEMA Ajak Investor Perkuat Kolaborasi Sektor Perikanan di Aceh

18/09/2026
Polres Bireuen Bekali Santri Al Zahrah Edukasi Perlindungan Anak

Polres Bireuen Bekali Santri Al Zahrah Edukasi Perlindungan Anak

18/09/2026
‎Ziarah Makam Raja Pedir, Kapolres Pidie Bersama Forkopimda Kenang Sejarah di Hari Jadi Pidie ke-515

‎Ziarah Makam Raja Pedir, Kapolres Pidie Bersama Forkopimda Kenang Sejarah di Hari Jadi Pidie ke-515

18/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Pembangunan 1.503 Unit Huntara di Aceh Timur Rampung 100 Persen

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Mengukir Sejarah Kepemimpinan Perempuan: Refleksi atas Pelantikan Keuchik Rauzatul Jannah di Indra Jaya

Aksi Solidaritas Kemanusiaan, SMA/SMK/SLB Se-Aceh Barat Daya Bantu Penanganan Pascabanjir di SMAN 4 Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com