Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Distrannaker) serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), turut serta dalam proses pendampingan seleksi calon pekerja untuk PT Cipta Kridatama (CK) Site Mifa.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor setempat pada hari Sabtu, 4 April 2026, dan dihadiri oleh sejumlah calon pelamar dari berbagai latar belakang yang memenuhi persyaratan administratif. Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan bahwa proses rekrutmen tenaga kerja berjalan secara tertib, adil, dan terbuka bagi seluruh masyarakat lokal yang berminat.
Kepala Distrannaker Aceh Barat, Abdulah SS, menjelaskan bahwa posisi yang dibuka dalam kesempatan ini mencakup berbagai jenis operator dan pengemudi alat berat, antara lain Operator OHT 100 Ton, Driver Dump Truck, Driver Water Truck, Operator Crane Truck, serta operator untuk kendaraan berat seperti OHT CAT 773 dan CAT 777, Bulldozer tipe CAT D6, D8, atau D9, Excavator dengan seri CAT 320, 330, 345, dan 395, serta Operator Grader tipe 14M atau 16M. Ia menekankan bahwa prioritas utama dalam rekrutmen ini diberikan kepada putra-putri asli Aceh Barat, yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan masa domisili minimal tiga tahun di wilayah tersebut. Verifikasi data kependudukan ini akan dilakukan secara langsung oleh petugas Disdukcapil untuk memastikan keabsahan dokumen para pelamar.
Abdulah juga melaporkan bahwa untuk posisi Operator Hauling OHT 100 Ton, tercatat sebanyak 40 orang telah dinyatakan lulus verifikasi administrasi secara daring dan pada hari pelaksanaan seleksi mengikuti tes kemampuan dasar. Sementara untuk posisi lainnya, seperti operator OHT, Bulldozer, Excavator, dan Grader, pendaftaran baru dibuka pukul 11.00 WIB, sehingga jumlah pelamar masih dalam proses pengumpulan data oleh pihak perusahaan.
Rincian kebutuhan tenaga kerja mencakup 24 posisi untuk Driver Dump Truck, 4 untuk Driver Water Truck, 1 untuk Operator Crane Truck, 20 untuk Operator OHT CAT 773, 10 untuk OHT CAT 777, 10 untuk Operator Bulldozer CAT D6, 8 untuk Bulldozer CAT D8/D9, 9 untuk Operator Excavator CAT 320/330/345, 7 untuk Excavator CAT 395, dan 5 posisi untuk Operator Grader 14M/16M.
Persyaratan utama bagi seluruh pelamar, baik untuk posisi driver maupun operator alat berat, adalah status kependudukan sebagai warga Aceh Barat yang tercatat secara resmi. Selain itu, pelamar juga harus memenuhi kualifikasi teknis yang relevan dengan posisi yang dilamar, seperti sertifikasi keahlian, surat keterangan pengalaman kerja, atau uji keterampilan yang sesuai standar industri. Pemerintah daerah bekerja sama dengan perusahaan untuk memastikan bahwa aspek teknis dan administratif dipenuhi secara menyeluruh, tanpa mengesampingkan prinsip kesetaraan dan aksesibilitas bagi masyarakat lokal.
Abdulah menegaskan bahwa tujuan utama dari pendampingan yang dilakukan oleh Distrannaker dan Disdukcapil adalah untuk menjaga integritas dan transparansi dalam proses seleksi. Dengan keterlibatan langsung instansi pemerintah, diharapkan tidak terjadi praktek favoritisme, kecurangan, atau diskriminasi dalam penentuan calon pekerja.
Langkah ini juga dianggap penting sebagai bentuk perlindungan terhadap hak-hak masyarakat lokal dalam memperoleh peluang kerja, terutama di tengah maraknya proyek-proyek besar yang melibatkan tenaga kerja dari luar daerah. Melalui pendekatan kolaboratif ini, Pemkab Aceh Barat berupaya memastikan bahwa pembangunan ekonomi di wilayahnya turut memberdayakan sumber daya manusia setempat secara berkelanjutan.










