Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Bahas Kontekstualisasi Ayat Hukum Al-Qur’an

Atjeh Watch by Atjeh Watch
29/04/2026
in Kampus
0
LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Bahas Kontekstualisasi Ayat Hukum Al-Qur’an

Takengon – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Takengon kembali menggelar kegiatan akademik bertajuk Coffee Morning with LPPM IAIN Takengon pada Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini menghadirkan diskursus ilmiah yang mengangkat topik “Contextualizing the Legal Verses of the Qur’an: From Normative Text to Social Context”, sebagai bagian dari upaya memperkuat tradisi akademik berbasis riset dan refleksi keislaman kontekstual.

Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Ahmad Sholihin Siregar sebagai pemateri utama yang memaparkan pentingnya memahami ayat-ayat hukum dalam Al-Qur’an tidak semata sebagai teks normatif, tetapi juga dalam keterkaitannya dengan realitas sosial yang terus berkembang. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa pendekatan kontekstual menjadi kunci untuk menjembatani antara teks wahyu dengan dinamika kehidupan umat modern.

“Pemahaman terhadap ayat-ayat hukum tidak boleh berhenti pada aspek literal, melainkan perlu dibaca dalam kerangka maqashid syariah dan konteks sosial yang melingkupinya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan ini penting untuk mencegah rigiditas pemikiran hukum Islam yang dapat menghambat respons terhadap persoalan kontemporer.

Diskusi akademik ini dimoderatori oleh Dr. Muhammad Riza yang juga menjabat sebagai Ketua LPPM IAIN Takengon. Dalam pengantarnya, ia menekankan bahwa forum coffee morning bukan sekadar ruang diskusi santai, tetapi merupakan medium strategis dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan reflektif.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dirancang sebagai wahana pengembangan kapasitas berbahasa asing bagi sivitas akademika IAIN Takengon. “Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam forum ini menjadi bagian dari ikhtiar institusional untuk meningkatkan kompetensi global sivitas akademika, sehingga mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam forum ilmiah internasional,” jelasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Rani Meutia selaku Kepala Biro IAIN Takengon yang memberikan apresiasi atas konsistensi LPPM dalam menghadirkan forum ilmiah yang relevan dan berkelanjutan. Ia menilai bahwa kegiatan semacam ini mampu memperkuat budaya akademik serta meningkatkan kualitas intelektual sivitas akademika.

Partisipasi aktif dosen, peneliti, dan mahasiswa dalam forum ini menunjukkan tingginya antusiasme terhadap kajian-kajian keislaman yang adaptif terhadap perubahan zaman. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan kritis yang memperkaya perspektif terkait implementasi ayat-ayat hukum dalam kehidupan sosial.

Melalui kegiatan ini, LPPM IAIN Takengon kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong integrasi antara teks keagamaan dan realitas sosial, sekaligus meningkatkan kapasitas global sivitas akademika melalui penguatan kemampuan bahasa asing. Coffee Morning diharapkan terus menjadi ruang produktif dalam melahirkan gagasan-gagasan transformatif yang berdampak luas bagi masyarakat.

Previous Post

Polda Aceh Tingkatkan Kesiapan Personel Jelang May Day 2026

Next Post

Tulis Dua Belas Buku Sastra Aceh, Kepala MIN 32 Bireuen Raih Penghargaan

Next Post
Tulis Dua Belas Buku Sastra Aceh, Kepala MIN 32 Bireuen Raih Penghargaan

Tulis Dua Belas Buku Sastra Aceh, Kepala MIN 32 Bireuen Raih Penghargaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Putra Mahkota Dubai Hapus Istilah ‘Ibu Rumah Tangga’, Ganti Jadi ‘Pembentuk Generasi’

Putra Mahkota Dubai Hapus Istilah ‘Ibu Rumah Tangga’, Ganti Jadi ‘Pembentuk Generasi’

20/09/2026
Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

20/09/2026
PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

20/09/2026
515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

20/09/2026
Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Bahas Kontekstualisasi Ayat Hukum Al-Qur’an

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com