Bandar Seri Begawan – Pengalaman lintas budaya dan spiritualitas dirasakan oleh mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh saat melakukan kunjungan ke kompleks Makam Diraja Brunei Darussalam, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Integrated Academic Mobility Programme yang diikuti mahasiswa di Universiti Islam Sultan Sharif Ali.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Program Studi Teknologi Informasi, Euis Riska Tria Saputri, menjadi salah satu peserta yang terlibat langsung dalam kunjungan tersebut. Agenda ini tidak sekadar menjadi kunjungan wisata sejarah, tetapi juga sarana pembelajaran nilai-nilai kepemimpinan dan spiritualitas dalam konteks kehidupan bernegara di Brunei Darussalam.
Kompleks Makam Diraja yang berada di pusat ibu kota merupakan tempat peristirahatan terakhir para sultan Brunei, termasuk Sultan Omar Ali Saifuddien III dan Sultan Haji Ahmad Tajuddin. Dengan arsitektur megah yang tetap mengedepankan nuansa religius, kawasan ini menjadi simbol penghormatan terhadap para pemimpin terdahulu sekaligus representasi kesinambungan sejarah Kesultanan Brunei.
Dalam suasana khidmat, rombongan mahasiswa melaksanakan ziarah dengan penuh adab, diawali dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan. Momen tersebut menjadi ruang refleksi tentang pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Kami tidak hanya belajar tentang sejarah Brunei, tetapi juga merasakan langsung bagaimana nilai-nilai keislaman begitu dijunjung tinggi dalam kehidupan bernegara,” ujar Euis Riska.
Selain memperkaya wawasan sejarah dan spiritual, kegiatan ini juga mempererat interaksi antar mahasiswa lintas negara. Pertemuan berbagai latar belakang budaya dalam satu forum akademik menciptakan ruang kolaborasi yang dinamis dan memperluas perspektif global para peserta.
Kunjungan ini merupakan bagian dari perjalanan akademik mahasiswa dalam program mobilitas internasional. Selama mengikuti program di Brunei Darussalam, peserta terlibat dalam berbagai kegiatan seperti study visit, diskusi ilmiah, hingga pertukaran budaya bersama mahasiswa internasional.
Lebih dari sekadar agenda kunjungan, ziarah ke Makam Diraja menjadi momen reflektif yang memperkaya pengalaman intelektual dan spiritual. Nilai-nilai yang diperoleh diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan serta memperkuat integritas pribadi mahasiswa di masa mendatang.











