Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Pembangunan KDMP di Aceh Barat Mangkrak, Pekerja Banyak yang Lari

redaksi by redaksi
02/05/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Pembangunan KDMP di Aceh Barat Mangkrak, Pekerja Banyak yang Lari

Proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat hingga Sabtu (2/5/2026) terhenti total sejak Februari lalu setelah pekerja dilaporkan kabur dari lokasi pembangunan. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

MEULABOH – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat hingga kini dilaporkan terhenti total dan tidak pernah lagi dikerjakan hingga saat ini.

“Proyek yang dikerjakan oleh pihak kontraktor di bawah pengawasan Babinsa ini, diketahui tidak lagi menunjukkan aktivitas pengerjaan sejak bulan Ramadhan atau sekitar Februari lalu,” kata Kepala Desa (Geuchik) Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Zainal Abidin yang dikonfirmasi ANTARA, Sabtu pagi melalui saluran telepon.

Zainal mengakui pihak desa juga tidak dilibatkan secara mendalam dalam proyek tersebut, dan peran desa sejauh ini hanya sebatas memfasilitasi penentuan lokasi pembangunan saja.

“Kami tidak ada hubungan (komunikasi) dengan orang itu (kontraktor). Masyarakat pun tidak dilibatkan apa-apa mulai dari awal pembangunan,” ujarnya.

Zainal juga menyoroti adanya pengurangan alokasi dana desa yang diterima oleh Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Ia menjelaskan sebelumnya dana yang dikelola mencapai lebih dari Rp800 juta lebih, namun pada tahun 2026 ini dana yang turun hanya berkisar di angka Rp300 jutaan saja.

Meski tidak secara gamblang menyebut dana tersebut “dipotong” untuk pembangunan koperasi desa merah putih, Zainal membenarkan adanya selisih anggaran yang cukup signifikan, yakni sekitar Rp500 juta per tahun.

Meski proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor, pihak nya sempat mengambil inisiatif untuk menimbun lokasi pembangunan menggunakan anggaran desa karena kondisi lahan yang rendah.

“Lokasinya rendah, jadi kami tambah timbunan sekitar 20 sentimeter lagi menggunakan dana desa,” katanya menambahkan.

Zainal berharap agar pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di desanya ini segera dilanjutkan kembali agar tidak menjadi bangunan mangkrak.

Dia menegaskan pentingnya kelanjutan proyek ini sebagai aset desa yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Hingga saat ini, alasan pasti terhentinya proyek KDMP di desa belum diketahui secara pasti, pihak pengawas dari Babinsa yang kami tanya belum memberikan jawaban pasti terkait terhentinya proyek ini,” kata Zainal.

Sementara itu, Komandan Kodim 0105 Aceh Barat, Letkol Inf Super Maljuna Kembaren yang berupaya dikonfirmasi sejak Rabu, 22 April 2026 lalu hingga berita ini ditulis belum bersedia memberikan keterangan pers terkait banyaknya proyek KDMP di Aceh Barat yang dilaporkan mangkrak.

Upaya permintaan konfirmasi terhadap dandim, juga sudah dilakukan melalui Pasi Intel Kodim 0105 Aceh Barat Kapten Hermanto via Whatapp dan bertemu di sebuah warung kopi di Meulaboh, guna meminta waktu untuk melakukan wawancara namun tetap saja gagal.

Hermanto beralasan Dandim 0105 Aceh Barat masih sangat sibuk dengan kegiatannya, sehingga belum memiliki waktu untuk melayani konfirmasi yang diminta oleh wartawan.

Sumber: antara

Previous Post

Ohku, Pelantikan Dek Fadh Sebagai Ketua Kwarda Aceh Belum Ada Kejelasan

Next Post

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

Next Post
JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

13/09/2026
Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

13/09/2026
Jangan Menunggu Bencana: HRD Dorong Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Dibangun Sebelum Korban Berjatuhan

Jangan Menunggu Bencana: HRD Dorong Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Dibangun Sebelum Korban Berjatuhan

12/09/2026
RSUD Zubir Mahmud Targetkan Pasien Aceh Timur Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah

RSUD Zubir Mahmud Targetkan Pasien Aceh Timur Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah

12/09/2026
Kementerian Ekraf Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir Aceh

Kementerian Ekraf Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir Aceh

12/09/2026

Terpopuler

Pembangunan KDMP di Aceh Barat Mangkrak, Pekerja Banyak yang Lari

Pembangunan KDMP di Aceh Barat Mangkrak, Pekerja Banyak yang Lari

02/05/2026

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

DPMP4 Abdya Luncurkan Program Gerakan Orang Tua Asuh Untuk Sejumlah Yatim Piatu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com