SIGLI – Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah meminta kepengurusan Baitul Mal Kabupaten (BMK) Pidie periode 2026–2031 bekerja profesional, transparan, dan tidak mengulangi persoalan lama.
Hal itu disampaikan saat pelantikan Ketua dan Komisioner BMK di Pendopo Bupati, Rabu (6/5/2026). M. Jakar, SE ditunjuk sebagai Ketua, didampingi Idrus, S.Ag, Sayed Usman, Dahnil, dan Samsul Bahri, S.H.
Sarjani menegaskan, Baitul Mal adalah amanah besar dalam mengelola harta umat yang harus dijalankan sesuai aturan negara dan syariat Islam.
“Ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah yang harus dikelola profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga menyoroti kinerja empat bulan terakhir yang belum optimal, sehingga sejumlah program tertunda.
“Program yang tertunda harus segera dikejar,” ujarnya.
Bupati berharap kepengurusan baru mampu bekerja jujur, transparan, serta memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.[Mul]

![[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-15.09.56-75x75.jpeg)




![[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-15.09.56-120x86.jpeg)




